<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cerita Seks Dewasa &#187; Pesta Seks</title>
	<atom:link href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/category/pesta-seks/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritadewasa.modelperawan.info</link>
	<description>Kumpulan cerita seks cerita porno dan cerita dewasa Terlengkap</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Jun 2011 04:12:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Seks Bertiga yang tak terduga</title>
		<link>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 05:09:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pesta Seks]]></category>
		<category><![CDATA[jilat vagina]]></category>
		<category><![CDATA[lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot dirumah kosong]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot marketing]]></category>
		<category><![CDATA[trheesome]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.modelperawan.info/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Awal niat melihat lihat rumah, murni untuk mencari informasi rumah, tapi tak dinyana, sebuah kejadian misteri terjadi disebuah rumah kosong yang dijual oleh sebuah real estate besar. Biasa sebuah real estate pasti memiliki broker atau marketing, dan semua terjadi dalam rumah kosong yang kami tak kira bertiga, yang melibatkan aku, istriku dan marketing real estate [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awal niat melihat lihat rumah, murni untuk mencari informasi rumah, tapi tak dinyana, sebuah kejadian misteri terjadi disebuah rumah kosong yang dijual oleh sebuah real estate besar. Biasa sebuah real estate pasti memiliki broker atau marketing, dan semua terjadi dalam rumah kosong yang kami tak kira bertiga, yang melibatkan aku, istriku dan marketing real estate bernama mia.</p>
<p><img alt="Cewek lesbi" src="http://4.bp.blogspot.com/_To50fcnH5es/TFUlqWrTRYI/AAAAAAAAABM/XTZUV8l81QA/s1600/cewek_lesbi.jpg" title="Seks Lesbian" class="alignnone" width="211" height="300" /><br />
Toni tak bisa menyembunyikan kekagumannya pada rumah itu, nyaris sempurna!!. sebuah rumah modern dengan sedikit sentuhan klasik, di lingkungan yang nyaman. Bagi toni berapapun harga rumah itu bukan masalah , ia baru saja mendapatkan harta warisan yg jumlahnya sangat besar. Toni berencana akan menempati rumah itu bersama istri tercintanya.</p>
<p>seorang wanita muda menyambutnya saat toni keluar dari mobil, tersenyum , berjabat tangan dan memperkenalkan diri. Dia adalah mia , broker real estate yg menawarkan rumah itu pada toni. Penampilan mia cukup menarik, dengan tinggi rata rata, ditunjang bentuk tubuh yang indah, dan rambut hitam panjangnya.<br />
hari itu mia menggunakan blouse putih terknacing nyaris sampai leher , rok hitam selutut , dengan blazer senada. sangat cantik , anggun, juga profesional.</p>
<p>Mia membuka pintu depan dan masuk ke dalam rumah itu, toni mengikuti di belakangnya. toni dapat merasakan harum tubuh mia, channel no 5 klo tidak salah terka, sangat menggoda. Namun toni segera sadar untuk apa ia ada disini sekarang.</p>
<p>Mia menerangkan beberapa bagian dari rumah itu, ia mengaku baru hari ini memasuki rumah ini, namun ia sudah mempelajari rumah itu sebelumnya, dan ia dengan meyakinkan menerangkan dan menjawab beberapa pertanyaan toni sehubungan rumah itu.<br />
Setelah melihat dapur, ruang depan dan halaman belakang, sebenarnya toni sudah cukup mantap akan membeli rumah ini, tapi ia tetap meneruskan melihat lihat bagian lain dari rumah itu.<br />
Beralih ke lantai atas , dipandu mia, toni memeriksa beberapa kamar tidur., dan saat itulah tiba tiba ia merasakan hawa yg aneh.<br />
Toni merasakan ada semacam hawa hangat yg memasuki tubuhnya , dan tubuhnya dan kepalanya terasa agak berat, namun ia tidak terlalu menghiraukan, hanya saja ia jadi tak fokus pada apa yg dikatakan oleh mia, suaranya seolah hilang tertelan angin.<br />
Di kamar terakhir , hawa hangat itu terasa makin kuat menjalar ke seluruh tubuh toni, penisnya tiba tiba berdiri, saat ia berbalik akan menanyakan sesuatu pada mia, ternyata mia telah melepas blazernya, setengah kancing blousenya terbuka , menyembulkan gundukan indah buah dadanya, tatapan matanya seakan penuh birahi.<br />
Mia maju mendekati toni, meraih kepala toni, dan kemudian memberi toni, ciuman yg panas pada bibir toni, lidahnya bergerak liar di mulut toni.</p>
<p>secara otomatis , toni membalas ciuman mia lebih liar, sementara tangannya mulai membuka sisa kancing blouse mia, melemparnya ke lantai, lalu membuka branya. Tangan mia kini turun ke penis toni, memberikan<br />
rangsangan dan pijatan erotis, keduanya tanpa sadar salaing mengerang penuh kenikmatan</p>
<p>mereka berdua kemudian menuju ke sebuah ranjang besar dan antik di kamar itu, mia menarik jatuh tubuh toni hingga menindihnya, terasa hangat sekali. Toni menyingkap rok mia ke atas , dan menurunkan cd yg dipakai mia, kemudian ia memberikan rangsangan pada vagina mia menggunakan jari jemarinya.<br />
Ia meresapi rasa lembab dan hangat pada jemarinya, saat dua jarinya bermain di vagina mia, sementara mia berusaha melepas celana toni, dan membebaskan penis itu dari kurungan kainnya, dan mengelus elusnya mesra.</p>
<p>mia berbalik di atas toni, lidahnya menjilati ujung kepala penis toni, dan kemudian bagai menelan habis penis itu, ia memasukan ke mulutnya.</p>
<p>&#8220;mmmmff&#8230;.mmmfff..mmff&#8230;&#8230;.&#8221; hanya terdengar gumaman dari mulut mia<br />
&#8220;uuhhggg..mia&#8230;&#8230;.uahhhh&#8230;.&#8221; rasanya nikmat sekali saat mia mengulum dan menjialti penis toni<br />
makin lama kuluman mia membuat toni tak tahan lagi, kini ia berbalik menindih mia dan tanpa membuang waktu lagi ia mengarhakan penisnya ke vagina mia setelah sebelumnya melepas roknya.</p>
<p>&#8220;aahhhh&#8230;aw,,&#8230;&#8230;&#8221; mia terpekik saat penis toni menerobos vaginanya, toni bertahan sejenak di posisi itu , sementara ia meremas buah dada dan mencubit cubit puting mia, sambil memandangi wajah cantik mia yang sedang birahi. Dan sedetik kemudian mulai mendorong maju mundur penisnya di vagina mia.<br />
dan bagai menyambut , toni merasakan seolah vagina mia menjepit dan mencengkram penisnya erat.</p>
<p>&#8220;uuhhh&#8230;ghhhhh&#8230;..&#8221;<br />
&#8220;aahhhh..ahhh&#8230;ahhhh&#8230;.&#8221;<br />
&#8220;uhhgg..ya&#8230;.&#8217;<br />
&#8220;aww&#8230;.ahhh&#8230;aahhkk&#8230;ooooohh&#8230;&#8230;</p>
<p>erangan demi erangan , rintihan demi rintihan terdengar memenuhi ruangan itu, dan bergema di rumah kosong tersebut.<br />
erangan mia semakin keras saat ia mencapai orgasme, dan tak lama kemudian ditimpali oleh geraman toni yag juga mencapai orgasme, saat toni mencabut penisnya dengan liar mia menyambut penis itu dan membersihkan sperma yang tersisa dengan menjilati dan mengulumnya kembali. hawa hangat itu kembali terasa , namun kini seolah keluar dari tubuh mereka, dan mereka seoalh baru tersadar dari apa yang terjadi, dan nampak terkejut.<br />
mia segera meraih bajunya, melompat ke kamar mandi dan memakai bajunya di dalam sana, sementara dengan tergesa gesa juga kebingungan toni memakai kembali pakaiannya.</p>
<p>Toni tak mengerti mengapa ia bisa berbuat seperti itu pada mia, padahal hubungan dengan istrinya tak ada masalah.<br />
istri toni tak kalah cantik dengan mia, dan menyenangkan pula, namun harus diakui toni, ia tak pernah merasakan sensasi hubungan seksual sedashyat itu dan seliar itu, istri toni termasuk wanita konservative yg malas atau enggan melakukan berbagai variasi hubungan seksual.</p>
<p>Ketika mia keluar dari kamar mandi, tak ada satupun yg berbicara , toni melirik ke wajah mia, terlihat seperti ada penyesalan, dan ia masih bisa melihat mata mia yg berkaca kaca, ia baru saja menangis di kamar mandi itu.</p>
<p>&#8220;saya&#8230;ehh..saya&#8230;..minta maaf..saya&#8230;&#8221; toni tak tahu harus bicara apa.<br />
&#8216;sudahlah&#8230;..sebaiknya kita lupakan kejadian tadi&#8230;&#8230;&#8221;kata mia terdiam sejenak &#8221; jadi bagaimana pak toni jadi membeli rumah ini&#8230;.?&#8221;</p>
<p>toni mengiyakan dan mulai bicara soal pembayaran, namun kelihatan sekali obrolan mereka kali ini terlihat canggung. Mereka pun berjanji akan bertemu lagi disini besok, kali ini toni berniat mengajak istrinya agar kejadian tadi tak terjadi lagi.</p>
<p>Keesokan harinya toni dan bersama dewi istrinya, dan ia pun memperkenalkan istrinya pada mia yang sudah menunggunya.<br />
sesuai dugaan toni, istrinya pun mengaggumi rumah itu, dan merasa akan betah tinggal disini.</p>
<p>mereka berkeliling memperlihatkan seisi rumah pada dewi. Saat menuju lantai atas, hawa hangat itu tiba tiba dirasakan kembali oleh toni, sekujur tubuhnya seolah mengalami suatu sensasi yang tak dapat dijelaskan, obrolan antara mia dan dewi perlahan lahan tak terdengar oleh toni seolah hilang tertelan angin.</p>
<p>Sampai di kamar terkahir, seperti hari kemarin , hawa hangat itu kembali semakin terasa lebih kuat. penisnya menegang, ia berbalik ke istrinya dan ia sangat terkejut saat ia melihat dewi dan mia tengah berciuman dengan panasnya, pakain mereka berdua sudah setengah terbuka.<br />
Toni cukup terkejut,,setahu dia istrinya bukanlah seorang lesbian, tapi kini di depan matanya istrinya tengah asyik berciuman dengan seorang wanita seolah toni tak ada disana.</p>
<p>Toni hanya bisa memandangi saat mia dan dewi bergulingan di tempat tidur, masih saling berciuman , blouse keduanya sudah terlepas, memperlihatkan dada indah dua orang wanita cantik, mereka saling meremas buah dada pasangannya, sementara lidah mereka masih menari liar di mulutnya.</p>
<p>&#8220;dada kamu indah&#8230;..&#8221; kata mia sambil menciumi dan mngulum buah dada dewi<br />
&#8220;kamu juga&#8230;..&#8221; jawab dewi masih meremas buah dada mia.</p>
<p>Mreka kemudian melepaskan sisa pakaian yang menempel, dan kini mia dengan penuh nafsu menciumi vagina dewi, dan merangsang clit dewi dengan lidahnya.<br />
dewi mengerang kenikmatan, saat lidah mia menyapu habis vaginanya, buah dada dewi diremas dengan mesra oleh mia.</p>
<p>toni terus terpana menyaksikan adegan itu, dan tanpa sadar melepas pakaiannya satu persatu.<br />
Tiba tiba mia melihat kearahnya dan dengan isyarat jari ia memanggil toni untuk bergabung.</p>
<p>Toni seolah terprogram bergerak ke arah istrinya, dan mengarahkan penisnya ke mulut dewi,<br />
Dewi langsung meraih penis itu dan memasukan ke mulutnya, toni menggerkan tubuhnya secara hati hati agar penisnya tak membuat istrinya tersedak, sementara mia masih menjilati vagina dewi.</p>
<p>Sebuah getaran sensasi erotis yang aneh dirasakan oleh ketiganya , membuat ketiganya begitu larut dalam permaianan sex yang liar.<br />
saat sperma toni akan menyembur keluar , istrinya memegangi erat penis itu seolah takut akan kehilangan,<br />
tak akan satu tetes pun dibiarkan mengalir keluar dari mulutnya.</p>
<p>Permaianan mereka terus berlanjut , toni menusukan penisnya pada dewi dari belakang sementara dewi menjilati vagina mia, its a damn fu*king threesome&#8230;&#8230;</p>
<p>selama beberapa jam mereka berganti posisi dalam permaianan threesome, dan setelah ketiganya mencapai puncak birahi, seperti sebelumnya hawa hangat itu seolah bergerak keluar dari tubuh mereka, menyadarkan mereka dari posisi yg tak terbayangkan.</p>
<p>Dewi terperanjat dan menangis keras saat meilihat tubuhnya tak berpakaian , juga ia makin histeris saat melihat suaminya pun terbaring telanjang di tempat tidur bersama perempuan asing yg juga telanjang.<br />
toni pun berusaha menenangkan istrinya, walau pikirannya masih bingung kenapa terjadi lagi hal seperti ini, mia sudah masuk ke kamar mandi untuk merapikan pakaian.</p>
<p>Dewi segera memakai pakaiannya dan langsung berlari keluar rumah itu dan menangis, sementara toni mengejarnya dengan kebingungan.</p>
<p>Dalam perjalanan pulang , dewi terus meracau tentang rumah itu</p>
<p>&#8220;pokoknya aku ga mau&#8230;aku takut&#8230;..&#8221; kata dewi<br />
toni tak tahu harus bicara apa, sebenarnya rumah itu bagus dan harganya pun cocok , awalnya istrinya pun senang dengan rumah itu, namun kenapa , setiap ke lantai atas , seolah ada ledakan birahi, yg ternyata tidak hanya di rasakan olehnya tapi juga istrinya , dan mia tentu saja.</p>
<p>Dewi terus menangis meski toni sudah berusaha menenangkannya, namun ia kini niat ia untuk membeli rumah itu sedikit memudar. Meski begitu ia masih penasaran dengan rumah itu, ia akan berusaha mencari tahu misteri apa yg terjadi di rumah itu&#8230;..harus.</p>
<p>Cerita itu benar benar terjadi dengan singkat, birahi kami didalam rumah itu seolah tidak bisa dikontrol, ini sebuah kejadian yang sangat sangat aneh kami alami bertiga, karena ada penyesalan mendala setelah kami melakukan seks bertiga yang tak terduga itu.</p>
<h4>Cerita Dewasa | Cerita Seks</h4>*<a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="cerita sex bertiga">cerita sex bertiga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="cerita seks bertiga">cerita seks bertiga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="Cerita sex tak terduga">Cerita sex tak terduga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="Cerita sex dikontrakan">Cerita sex dikontrakan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="Cerita sex Jilat clitoris dewi">Cerita sex Jilat clitoris dewi</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="Cerita sex tak diduga">Cerita sex tak diduga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="istri bertiga">istri bertiga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="ngentot istri bertiga">ngentot istri bertiga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="seks bertiga">seks bertiga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="seks bertiga (cerita dewasa)">seks bertiga (cerita dewasa)</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="Seks bertiga dengan bibi">Seks bertiga dengan bibi</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="sex bertiga cerita">sex bertiga cerita</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="cerita sex brtiga">cerita sex brtiga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="cerita dewasa bertiga">cerita dewasa bertiga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="cerita seks bertiga dengan isteri">cerita seks bertiga dengan isteri</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="Cerita dewasa pijat erotis">Cerita dewasa pijat erotis</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="cerita erotic istri">cerita erotic istri</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="Cerita ngentot pesta seks yang tak terduga">Cerita ngentot pesta seks yang tak terduga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="Cerita ngentot tak terduga">Cerita ngentot tak terduga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html" title="Cerita panas tak terduga">Cerita panas tak terduga</a>*<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/seks-bertiga-yang-tak-terduga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisahku Berburu Bisyar</title>
		<link>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 06:17:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pesta Seks]]></category>
		<category><![CDATA[bisyar]]></category>
		<category><![CDATA[cewek bisyar]]></category>
		<category><![CDATA[hisap kontol]]></category>
		<category><![CDATA[memek]]></category>
		<category><![CDATA[memek perawan]]></category>
		<category><![CDATA[psk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.modelperawan.info/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Ini Penuturan asli dari pelaku yang seorang bos, berburu cewek bisyar alias psk bersama satpam dan sopir pribadinya, beginilah kehidupan metropolis yang bergelimang duit. bisa cari memek dimana aja gan, mau memek perawan atau memek janda, bisa ajalah. Berikut Cerita Dewasa selengkapnya. &#8220;Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman saya beberapa tahun yang lalu, ketika itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini Penuturan asli dari pelaku yang seorang bos, berburu cewek bisyar alias psk bersama satpam dan sopir pribadinya, beginilah kehidupan metropolis yang bergelimang duit. bisa cari memek dimana aja gan, mau memek perawan atau memek janda, bisa ajalah. Berikut <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/">Cerita Dewasa</a> selengkapnya. &#8220;Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman saya beberapa tahun yang lalu, ketika itu saya masih aktif bekerja pada sebuah perusahaan swasta di Jakarta. Saya bekerja mempunyai kedudukan yang cukup lumayan dan berpenghasilan lumayan pula. Saya bekerja mendapat antar jemput dan dikawal oleh seorang Satpam kantor. Sebut saja Sopir saya bernama Giman dan Satpam saya bernama Robin&#8221;.</p>
<p><img class="alignnone" title="bisyar bugil" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZCZzs95O9Qw/TT7rSwWXbbI/AAAAAAAAApg/Oa1bZbc4YoY/s1600/abg+bugil+8.jpg" alt="Cewek Bisyar" width="300" height="200" /><br />
Saya sangat dekat pada mereka dan tidak ada batas untuk jarak antara atasan dengan bawahan. Merekapun sangat menghormati saya dan sebaliknya. Pernah saya mengajak mereka untuk berlibur dan saya mentraktir mereka. Mereka sangat girang karena ini bukan pertama kalinya diajak liburan. Ketika itu saya mengajak mereka berlibur ke daerah Puncak Cipanas, saya menyuruh Giman untuk mengarahkan kendaraan ke daerah Sanggabuana. Giman menuruti perintah saya dan mobilpun diarahkan. Ketika sudah dekat saya arahkan kendaraan belok kiri setelah kantor salah satu Bank Pemerintah. Jam menunjukkan pukul 20.00 wib.</p>
<p>Ketika memasuki daerah tersebut ada beberapa orang mengejar mobil kami dan ada yang lompat kebagian belakang untuk ikut dengan kami. saya suruh Giman untuk menghentikan mobil dan Robin turun untuk menegurnya. Rupanya orang-orang tersebut adalah penghubung beberapa PSK sekitar. Orang-orang tersebut turun dan meninggalkan kami, kami melanjutkan perjalanan untuk menelusuri lorong/gang untuk menuju tempat mangkalnya para PSK yang sudah terkenal tersebut.</p>
<p>Setibanya disana kami disambut oleh seorang PSK yang rupanya telah mengenali mobil kami dan Dia masuk kedalam mobil. Sebut saja PSK tersebut bernama Tia, Tia langsung mencium pipi saya karena sudah kenal. Giman dan Robin tersenyum melihat hal tersebut.</p>
<p>&#8220;Kenapa pada senyum..?&#8221; tanyaku pada mereka.<br />
&#8220;Ach.. Nggak kok Pak..&#8221; jawab mereka berbarengan.<br />
&#8220;Kenalin ini Tia..&#8221; kataku lagi.<br />
&#8220;Tia..&#8221; Tia mengulurkan tangannya.<br />
&#8220;Kalian pada mau nggak..?&#8221; tanyaku lagi pada mereka.<br />
&#8220;Malu Pak..&#8221; jawab Giman.<br />
&#8220;Kenapa mesti malu, kan ada saya..&#8221; hiburku lagi.<br />
&#8220;Nggak punya anu Pak..&#8221; jawab Robin sambil jari jempol dan telujuknya digesekkan.<br />
&#8220;Tenang aja.. saya yang traktir..&#8221; jawabku.<br />
&#8220;Pilih sana.. Semuanya Ok.. Kok &#8221; kataku lagi.<br />
&#8220;Pilih Mas.. Mumpung masih agak siang..&#8221; suruh Tia.</p>
<p>Giman dan Robin turun dari mobil dan pergi kerumah dimana Tia dan teman-temannya ngumpul, Tiapun mendampingi mereka sedangkan saya menunggu dimobil.</p>
<p>&#8220;Disini terjamin dech Mas..&#8221; kata Tia memberi garansi.<br />
&#8220;Saya pilih yang ini..&#8221; kata Giman sambil menunjuk salah satu PSK. Tia pun memanggil Rani dan langsung diperkenalkan kepada Giman.<br />
&#8220;Saya pilih yang itu..&#8221; Robinpun nggak mau kalah.</p>
<p>Tia memanggil Tuti dan langsung diperkenalkan kepada Robin. Setelah menemukan pasangan masing-masing, mereka kembali ke mobil. Mobil Kijang kapsul kamipun pergi meninggalkan lokasi dan menuju kevilla yang biasa saya pakai untuk liburan bersama Tia, Villa tersebut cukup luas dan besar karena mempunyai 4 kamar tidur dan semuanya ada kamar mandinya didalam. saya menempati kamar tidur utama yang berukuran cukup luas.</p>
<p>Sebelum menempati kamar masing-masing, kami berkumpul diruang tengah untuk menikmati bekal yang kami bawa dari Jakarta beramai-ramai sambil minum-minum beer dan beberapa minuman beralkohol cukup tinggi seperti Vodca dan Beefeater yang harum seperti parfume. Setelah mereka kelihatan sudah pada mulai pening, saya suruh mereka memasuki kamar masing-masing dan Merekapun pergi meninggalkan saya dan Tia yang masih asyik menikmati minuman. Rupanya Tia sudah agak mabuk dan bicaranya sudah ngawur, saya bawa Tia ke kamar dan saya rebahkan ditempat tidur. Tia menarik saya untuk menemaninya tidur, Tia langsung meraih ikat pinggangku dan langsung memerosoti celanaku.</p>
<p>&#8220;Hallo Babby..&#8221; Salamnya ketika melihat kemaluanku menyembul keluar dari sarangnya.</p>
<p>Tia langsung mengulumnya dengan ganas dan rakus, karena sudah kangen merasakan sodokkan dari kemaluanku ini. Sayapun melepaskan baju yang belum sempat dilepaskan oleh Tia, karena sudah nafsu ingin melahap kemaluanku.</p>
<p>&#8220;Hmm.. Chayaang..&#8221; gumamnya sambil terus mengulum kemaluan saya.</p>
<p>Saya tarik rambutnya perlahan dan saya suruh Tia untuk melepaskan pakaiannya. Tiapun langsung melepaskan pakaiannya sampai benar-benar polos alias bugil. Tia berdiri diatas saya sambil menari-nari erotis serta mengusap-usap bibir vaginanya yang merah merekah, saya hanya tersenyum melihat tingkah lakunya yang lucu. Tia secara perlahan-lahan mendekatkan bibir vaginanya kekemaluan saya sambil menari-nari dan digesek-gesekkan vaginanya sehingga membuat kemaluanku tegang. Melihat kemaluanku sudah tegak lurus tepat dibibir vaginanya, Tia langsung menghujamkan agar kemaluan saya memasukki lubang vaginanya.</p>
<p>Tetapi kemaluanku tidak mau masuk juga karena lubang vaginnya sempit. Akhirnya Tia merebahkan diri sambil mengangkangkan kedua pahanya agar vaginanya terbuka lebar dan saya disuruhnya untuk mengambil posisi menindihnya dari atas. Saya mengarahkan kemaluan saya tepat dibibir vaginanya dan masih tidak bisa masuk juga, maka dengan secara paksa saya tekan kepala kemaluan saya dengan jari agar dapat memasukki lubang kemaluannya dan akhirnya masuk juga.</p>
<p>&#8220;Ouuchh.. Sakit.. Aa&#8217;..&#8221; desah Tia dengan kebiasaan memanggilku Aa&#8217;.<br />
&#8220;Habisnya peret sichh..&#8221; kataku pelan.</p>
<p>Saya menekan terus kemaluan saya dan masuklah semua sampai dalam dan saya masih membiarkan kemaluan saya terbenam tanpa melakukan reaksi apa-apa, saya hanya melakukan ciuman bibir dengan bersemangat Tia mengulum bibir saya serta memeluk pinggang saya agar kemaluan saya menekan lebih dalam lagi.</p>
<p>&#8220;Hemm.. Emm..&#8221; suaranya pelan sambil terus mengulum bibir saya.</p>
<p>Saya mulai melakukan goyangan turun naik ketika Tia memulai menggoyang pinggulnya kekiri dan kanan. Tia semakin menggila goyangannya ketika sudah mencapai orgasmenya yang pertama dan himpitan vaginanya semakin menyempit dan licin setelah cairan kenikmatan mulai membasahi lubang vaginanya.</p>
<p>&#8220;Aa&#8217;.. Tiaa.. Nggak.. Kuaatt..&#8221; desahnya panjang.</p>
<p>Tiapun mengendurkan himpitan pahanya karena lemas setelah orgasme. saya masih membenamkan kemaluan saya tanpa reaksi apa-apa, karena saya sedang berusaha agar Tia bangkit kembali gairahnya dengan cara menciumi bagian belakang telinganya serta membuat merah sekitar leher dan susunya dengan cupangan. Beberapa menit kemudian Tia bangkit lagi dan meminta agar ganti posisi, Tia mengubah posisinya menungging seperti anjing sedang mau pipis. Sayapun menghujamkan kemaluan saya dari belakang mengarahkan ke lubang vaginanya.</p>
<p>&#8220;Aa&#8217;.. Enak sekali A&#8217;..&#8221; desahnya. Saya mulai memompa maju mundur kemaluan saya sesuai dengan irama permainan pada lazimnya. Dan beberapa menit kemudian Tia mendesah-desah nikmat.</p>
<p>&#8220;Aa&#8217;.. Tooloong A&#8217;..&#8221; desahnya.<br />
&#8220;Yaa.. Keapa chayaang..&#8221; kataku.<br />
&#8220;Tiaa nggak.. Tahann.. A&#8217;..&#8221; desahnya lagi.<br />
&#8220;Tahan sebentar chayaang.. Aa&#8217;.. Jugaa &#8221; kataku lagi.</p>
<p>Saya semakin gencar memompa maju mundur agar kami dapat merasakan orgasme secara bersamaan. Dan akhirnya saya dan Tia mencapai puncaknya secara berbarengan. Setelah kemaluanku mulai menciut, saya melepaskan dari lubang vaginanya Tia dan terkulai lemas ditempat tidur sambil berpelukkan.</p>
<p>Beberapa menit kemudian saya timbul niat jailku untuk mengerjai Giman dan Robin, saya keluar kamar bersama Tia masih dalam keadaan bugil menuju kamar Giman dan Rani. Saya ketuk pintu kamar mereka dan Giman membukakan pintu dengan menggunakan handuk, Gimanpun kaget karena melihat saya dan Tia datang dengan keadaan bugil.</p>
<p>&#8220;Ngapain ditutupi, buka..&#8221; perintahku pada Giman.<br />
&#8220;Maalluu Pak..&#8221; jawabnya gugup.<br />
&#8220;Buka..&#8221; perintahku sekali lagi.</p>
<p>Gimanpun melepaskan lilitan handuk dan tersembulalah kemaluannya yang masih tegang dan agak basah pada batangnya.</p>
<p>&#8220;Kamu lagi main ya barusan..?&#8221; tanyaku pada Giman.<br />
&#8220;Iyyaa.. Pak..&#8221; jawabnya gugup.<br />
&#8220;Ayo sana.. Teruskan lagi..&#8221; kataku.</p>
<p>Gimanpun mau menutup pintu, tetapi saya menahannya dan kami masuk kedalam untuk melihat Giman main dengan Rani. Giman menaiki tempat tidur dengan perasaan malu-malu.</p>
<p>&#8220;Ayo teruskan.. Kan lagi nanggung tadi..&#8221; kataku pada Giman.</p>
<p>Rani masih menutupi tubuhnya denga selimut karena malu dengan keberadaan kami.</p>
<p>&#8220;Ayoo.. Ran.. Teruskan lagi..&#8221; kata Tia memberi semangat.</p>
<p>Ranipun membuka selimutnya dan dilemparkan kelantai, Gimanpun mengarahkan kemaluannya kelubang vagina Rani dan langsung memompanya. Beberapa menit kemudian Giman mencapai orgasmenya.</p>
<p>&#8220;Oohh..&#8221; desah Giman sambil memeluk Rani serta mencium bibirnya.</p>
<p>Kami tahu kalau Rani belum mencapai puncaknya, melihat hal itu saya suruh Rani untuk pergi kekamar mandi agar membersihkan lubang vaginanya dari tumpahan peju si Giman. Setelah selesai membersihkan diri Rani kembali kekamar dan melihat kemaluan saya sedang dilumat oleh Tia. Rani saya suruh tidur disebelah saya dengan posisi kedua pahanya mengangkang, saya melepaskan kuluman dari Tia dan mengarahkan kemaluan saya ke lubang vagina Rani.</p>
<p>&#8220;Ouuchh.. Pak.. Nggak muaatt..&#8221; rintih Rani ketika kemaluan saya memasuki lubang vaginanya.</p>
<p>&#8220;Tahaann sebentar..&#8221; kataku.</p>
<p>Saya memompa kemaluan saya dengan cepat agar Rani cepat-cepat mencapai orgasmenya. Benar saja, tidak lama kemudian Rani mencapai puncaknya sambil memelukku dengan erat.</p>
<p>&#8220;Paakk.. Raannii.. Oochh..&#8221; desahnya panjang.</p>
<p>Saya belum mencapai orgasme, saya mengajak Giman, Rani dan Tia untuk mengerjai Robin dan Tuti dikamar sebelah. Giman mengetuk pintu kamar Robin, Robin membuka pintu dan mengintip dar balik pintu. Betapa kagetnya Robin ketika melihat kami datang kekamarnya dalam keadaan bugil semua. Robin berusaha menutup pintu, tetapi didorong oleh Giman dan melihat kedalam tampaklah Tuti masih mengangkangkan pahanya karena lagi tanggung digenjot oleh Robin. Melihat hal itu saya menanyakan pada Robin.</p>
<p>&#8220;Bin.. Kamu lagi tanggung yaa..?&#8221; tanyaku.<br />
&#8220;Iyaa.. Pak..&#8221; jawabnya gugup.<br />
&#8220;Sudah berapa kali Kamu main..?&#8221; tanyaku lagi.<br />
&#8220;Sudah yang ketiga Pak..&#8221; jawabnya polos.</p>
<p>Mendengar hal itu, saya menyuruh Tuti untuk membersihkan diri dikamar mandi dan Robin saya suruh melanjutkan permainannya denga Rani pasangan Giman. Robin menurut saja, karena takut oleh saya. Dan Rani naik ketempat tidur dan disusul oleh Robin yang kemaluannya masih tegang karena tanggung.</p>
<p>Tuti kembali dari kamar mandi dan dilihatnya Robin sedang menggumuli Rani, saya suruh Tuti untuk tidur disebelah Rani sambil membuka kedua pahanya dan saya mengambil posisi untuk memasukkan kemaluan saya ke lubang vagina Tuti. Saya menyuruh Tia mengerjai Giman yang hanya melongo untuk menjilati lubang vaginanya, karena saya tidak mau Tia dipakai oleh Giman. Robin rupanya sudah mencapai puncaknya secara bersamaan dengan Rani, sebab keduanya berpelukan dengan desahan panjang. Saya memompa Tuti dengan cepat agar menyusul mereka yang telah menikmati puncak kenikmatan. Rupanya Tuti lebih dulu mencapai puncaknya dan saya menyusul beberapa menit kemudian. Melihat saya mencapai puncaknya, Tia menghampiri saya dan langsung meraih kemaluan saya untuk dikulumnya agar bersih dari sisa-sisa air kenikmatan bersama Tuti tadi.</p>
<p>Setelah itu kami keluar kamar Robin dan berkumpul diruang tengah untuk menikmati sisa minuman yang masih ada dan dilanjutkan dengan persetubuhan secara massal dilantai ruang tengah. Tia, Rani, Tuti disuruh tidur telentang sambil mengangkangkan pahanya agar lubang kemaluannya terbuka lebar karena akan disiram minuman beralkohol yang nantinya akan diminum sambil dijilati oleh saya, Giman dan Robin. Permainan semakin pagi semakin Hot dan semakin gila, kesemuanya ini kami lakukan hingga menjelang Subuh.</p>
<p>Jam menunjukkan pukul 10.18 wib. saya terbangun karena badan terasa dingin, maklum kami semua tidur dilantai. Saya lihat mereka masih tertidur pulas karena kelelahan akibat permainan gila semalaman. saya melihat Tia tidur dengan posisi telentang dengan paha sebelah kanan membuka lebar, Rani tidur diatas tubuh Giman dengan kemaluan Giman masih terbenam dilubang vagina Rani, Robin tidur berpelukkan dengan Tuti. Sudah menjadi kebiasaan setiap pagi bangun tidur tidak sendiri tetapi berdua dengan saya junior alias kemaluan yang berdiri tegang.</p>
<p>Saya melihat posisi Tia seperti itu, maka dengan mudah saya dapat melampiaskan ketegangan kemaluan saya ini dengan menghunjam ke lubang vagina Tia yang agak terbuka. Tia terbangung ketika kemaluan saya menguak lubang vaginanya sambil membuka paha kirinya yang lurus agar membuka lebar. Melihat hal itu Tia tersenyum dan membantu dengan menggoyangkan pinggulnya. kami main tidak terlalu lama karena sudah kelelahan akibat permainan semalam.</p>
<p>Setelah mencapai orgasme, saya membangunkan mereka semua agar cepat-cepat membersihkan diri dan siap-siap untuk kembali ke Jakarta. Saya memberikan sejumlah uang service kami kepada Tia dan teman-temannya. Tarifnya tidak terlalu mahal, mungkin karena mereka merasa senang berteman dengan kami dan minta kami menjadi langganan dan sering-sering mengunjungi mereka lagi.</p>
<p>Mungkin bagi para penggemar situs ini tidak percaya bahwa saya memberikan cuma seratus lima puluh ribu untuk menemani kami dari sekitar jam 21.30 wib s/d jam 10.30 wib. Sewa Villapun cuma seratus dua puluh lima ribu permalam. Sejak kejadian ini kami sering pergi bersama dengan kurun waktu seminggu atau dua minggu sekali. Dan merekapun sudah siap ketika kami telepon dari Jakarta.</p>
<p>Demikianlah petualangan Pesta seks kami, ada baiknya memang saya rahasiakan, tapi kenikmatannya susah sekali untuk tidak diceritakan, saya senang berbagi baik dengan teman online dan teman-teman kantor seperti sopi r dan satpam saya. kalo mau cari psk atau bisyar yang berkualitas jangan di villa, cari di hotel berbintang, bisa dapet memek seret. hehehe</p>
<h4>Cerita Dewasa | Cerita Seks</h4>*<a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="bisyar asik cerita seks">bisyar asik cerita seks</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="berburu cewek bisyar di puncak">berburu cewek bisyar di puncak</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="Kenikmatan sex memek polos">Kenikmatan sex memek polos</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="kisah bersama psk">kisah bersama psk</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="kisah erotis para psk puncak">kisah erotis para psk puncak</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="kumpulan cerita sex dengan psk">kumpulan cerita sex dengan psk</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="memek ganas">memek ganas</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="memek ganas psk">memek ganas psk</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="ml dengan psk yg mekinya masih sempit">ml dengan psk yg mekinya masih sempit</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="Ngentot pepek tia yang masih perawan di vila">Ngentot pepek tia yang masih perawan di vila</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="penuturan seorang PSK">penuturan seorang PSK</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="tia bugil polos">tia bugil polos</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="dikocok psk">dikocok psk</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="Cerita sex memburu kenikmatan dengan psk">Cerita sex memburu kenikmatan dengan psk</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="cerita ngentot cewek psk ganas">cerita ngentot cewek psk ganas</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="Cerita ngeseks psk di mobil">Cerita ngeseks psk di mobil</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="cerita pertama kali dikocok psk">cerita pertama kali dikocok psk</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="cerita psk di puncak">cerita psk di puncak</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="cerita PSK puncak">cerita PSK puncak</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html" title="Cerita seks dengan psk">Cerita seks dengan psk</a>*<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/kisahku-berburu-bisyar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tukar Istri Semalam Suntuk</title>
		<link>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 06:58:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pesta Seks]]></category>
		<category><![CDATA[istriku]]></category>
		<category><![CDATA[memek istriku]]></category>
		<category><![CDATA[swinger]]></category>
		<category><![CDATA[tukar istri]]></category>
		<category><![CDATA[tukar pasangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.modelperawan.info/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Dari dulu memang aku pernah berkhayal bisa swinger dengan teman, bertukar istri pasti enak dan menantang. Apalagi nanti bisa sambil lihat langsung permainan seks istriku. Semua telah dirancang dengan teliti.Bukan mudah hendak mendapat peluang dan kesempatan melihat isteri main dngan lelaki lain.Ini adalah pertama kalau kalau jadi aku akan dapat melihat dengan mata kepala sendiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari dulu memang aku pernah berkhayal bisa swinger dengan teman, bertukar istri pasti enak dan menantang. Apalagi nanti bisa sambil lihat langsung  permainan seks istriku. Semua telah dirancang dengan teliti.Bukan mudah hendak mendapat peluang dan kesempatan melihat isteri main dngan lelaki lain.Ini adalah pertama kalau kalau jadi aku akan dapat melihat dengan mata kepala sendiri isteri main dengan lelaki lain.</p>
<p>Isteri aku pernah main dengan lelaki lain sebelum ini tapi aku tak dapat melihatnya sendiri.Pertama kali itu aku jugak yang rancangkan.Dari perkenalan dalam internet aku dapat pasangan yang sama2 sealiran.Kami berjanji di satu Hotel dan bila bertemu kami hanya book satu bilik saja.Entah macam mana,kami bersetuju masuk bilik secara bergilir2.Nak buat macam mana,terpaksalah aku setuju sebab ini pertama kali dalam sejarah hidup.Jadi setelah dipersetujui aku pun masuk lah bilik dulu bersama pasangan baru aku tu.Tak banyak yang dapat aku ceritakan kerana aku tak berapa bersungguh untuk main dengan pasangan baru aku tu kerana aku lebih ghairah memikirkan isteri aku akan main dengan pasangan barunya nanti.Aku terpancut cepat ketika main dengan pasangan aku tu.Aku tak puas.Pasangan aku pun aku rasa tak puas jugak tentunya.Selepas kami selesai lalu kami pun turun ke lobi untuk berjumpa isteri aku dan suami pasangan aku tu.<br />
Mereka tersenyum bila melihat kami.&#8221;cepat&#8221; kata mereka.Apa yang dapat kami katakan.Aku terpaksa mengaku yang aku tak tahan sangat nak buat macam mana.Kini tibalah pulak giliran isteri aku mengikut lelaki itu kedalam bilik.Dia agak keberatan,maklumlah tak pernah buat kerja semacam tu sebelum ini.Terpaksalah aku pujuk kerana kata ku aku dah dapat isterinya,hendak tak hendak terpaksalah dia pula kena main dengan suaminya pula.Isteri dengan berat hati dan dalam keadaan terpaksa ikut lelaki itu naik kebilik.Setelah isteri aku hilang dari pandangan mata aku bila pintu lif tertutup,tak dapat aku nak luahkan dengan kata2 bagaimana perasaan aku ketika itu bila memikirkan yang isteri aku akan main dengan lelaki lain sekejap lagi.Takut,berdebar,ghairah dan entah apa2 perasaan lagi pun aku tak dapat nak ceritakan.Sesak nafas aku dibuatnya.Tak terkeluar sepatah kata pun aku waktu itu walaupun pasangan baru aku yang baru saja aku setubuhi ada bersama aku ketika itu.Apa yang aku fikirkan dan bayangkan ketika itu ialah isteri aku yang telah aku kahwini selama ini sedang berada dalam bilik bersama lelaki lain yang baru kami temui.Masa terasa amat lambat berlalu.Fikiran aku bercelaru.Gemuruh tubuh aku,gementar pun ada dan sebenar nya aku tak dapat nak gambarkan perasaan aku waktu itu.Bercelaru dan buntu.Ada rasa takut,ada rasa ghairah dan entah apa2 rasa lagi yang aku sendiri tak tahu.Mengelabah dan tak senang duduk aku dibuatnya.</p>
<p>Setelah lama dan puas aku menunggu,pintu lif terbuka dan tersembul lah wajah mereka yang aku tunggu2 selama ini.Mereka berjalan beriringan dan masing2 nampak ceria dan tersenyum.Hati aku lega benar bila mereka dah selesai semuanya.Kami berbual sebentar dalam suasana yang amat mesra dan selepas itu kami pun berpisah.<br />
Dalam kereta menuju balik kerumah aku tak sabar2 bertanyakan isteri aku apa yang berlaku antara mereka.Isteri aku pun sama.jadi aku pun ceritalah apa yang berlaku antara aku dengan pasangan aku tu.Aku cerita dulu sebab aku tak sabar2 nak mendengar ceritanya pulak.<br />
Isteri aku berkata apabila sudah berada dalam bilik,dia duduk dihujung katil dan lelaki itu duduk sebelahnya.Mereka berbual sebentar dan faham lah lelaki itu bahawa ini adalah kali pertama bagi isteri aku main dengan lelaki lain setelah kami berkahwin.Isteri aku pada waktu itu masih rasa keberatan untuk buat hubungan sex dengan lelaki itu.Kalau boleh biarlah mereka berbual dan lelaki itu tak jadi sentuhnya apatah lagi main dengannya.Lelaki itu pandai memujuk.Katanya dia akan buat isteri aku gembira malam itu dan dia tidak akan lakukan apa2 yang isteri aku tak suka.Sambil membisikan kata2 sayang ketelingga isteri ku dia pun mula mencium isteri aku.Kemudian mereka bercium mulut dan saling menghisap lidah.Mencium pipi,leher dan tangannya mula memainkan peranan.Isteri aku mengaku dia mula hanyut dan dah mula terasa sedap dan nikmatnya disentuhi dan dicumbui oleh lelaki lain.Maklum lah dengan aku suaminya ini dah bertahun kami main dah tak terasa kelainannya lagi.Dah tak ada apa yang istimewanya lagi. Isteri aku sudah di buai nimat akibat di perlakukan oleh teman baru nya itu.</p>
<p>Mata isteri aku terpejam kerana keasyikan yang tak terhingga bila teman nya mecium leher dan tangannya mengusap dan meramas2 payu dara nya(masih berpakaian lengkap).Temannya sedar isteri aku telah lemas dan rela diperlakukan apa saja,dia pun mula menanggalkan baju isteri aku.Tinggallah bra dan kain nya saja.Dia terus mencium dada isteri aku dan isteri aku tak tahan dan terpaksa baring.Temannya mengiringkan badan isteri aku dan dia membuka butang branya dan tersembul lah payu dara isteri aku.Isteri aku sendiri merasa teramat terangsang dan ghairah sekali bila temannya membuka baju dan branya.Maklumlah ini kali pertama dia bersama lelaki lain selain daripada aku.Isteri aku mengaku dia amat terangsang dan merasa ghairah sangat pada waktu itu.Dalam hatinya dia mahu lelaki itu teruskan aktivitinya meraba,mengusap,mecium dan mengomolinya.<br />
Temannya sudah berpengalaman dan tahu keadaan isteri aku waktu itu dengan melihat mata dan reaksi isteri aku.Dia tersenyum kerana isteri aku dah mengalah dan sekarang menyerah tubuhnya sepenuhnya kepadanya.<br />
Temannya tak melepaskan peluang terus menghisap dan sebelah tangan meramas2 payu dara yang sebelah lagi.Sebelah tangan lagi mengusap2 perut dan turun ketundun isteri aku.Mata isteri aku terpejam,nafasnya kencang,dadanya sesak menikmati kepuasan.Isteri aku mengaku dia terpancut dan pantatnya berair ketika lidah temannya menghisap puting teteknya dan tundunnya diraba dan diusap.</p>
<p>Isteri aku dah hilang kewarasan,dia merenggek2 kecil,mengetap bibir dengan mata yang terpejam.Temannya bertindak membuka kainnya.Mencium paha dan sekitar pantatnya.Isteri aku lupa diri dan lupa segalanya.Kenikmatan menguasai diri.Temannya melurut turun pantiesnya yang lembap akibat air isteri aku yang dah banyak keluar.Nah sekarang isteri aku berbogel terbaring diatas katil bersama teman barunya.Isteri aku tak dapat menceritakan betapa nikmat dan dirinya benar2 hanyut bila teman nya mencium dan menjilat pantatnya.Air nya keluar lagi.Setelah puas temannya mencium dan menjilat indah isteri aku,dia pun membuka semua pakaiannya.Agak mengambil masa juga bila dia membuka pakaiannya sendiri tanpa pertolongan isteri aku.Dengan masa rehat sekejap itu isteri aku pun membuka mata kembali dan terlihat lah dia dengan mata nya sendiri dihadapannya berdiri seorang lelaki lain yang sedang berbogel.Terlihatlah dia kepada konek lelaki itu.Keras terpacak.Kata isteri aku koneknya kecil sedikit berbanding aku punya tetapi kerasnya lain macam.Ternampak benar2 keras.<br />
Temannya merangkak keisteri aku yang sedang berbaring.Isteri aku faham sekarang tiba pula giliran dia memainkan peranan.Isteri aku yang sudah hanyut dalam keghairahan itu mencapai konek teman nya dan terus menghisapnya dengan penuh romantis sekali.Aku sudah berpesan padanya supaya hisap konek lelaki dengan perlahan dan penuh romantis.Jangan nampak gelojoh.Isteri aku terus menghisap konek temannya sambil tangannya memainkan telurnya.Temannya mendengus dan mengerang kecil,air mazinya terkeluar dan isteri aku mengaku dia dapat merasakan nya dan dia terus hisap dan menelannya.</p>
<p>Mungkin temannya tak tahan diperlakukan begitu oleh isteri aku,dia pun menarik cepat2 koneknya dari mulut isteri aku.Dia mencium dan menjilat pula indah isteri aku.Isteri aku berair lagi dan pantatnya memang kebasahan betul.<br />
Lelaki tadi sudah tak dapat tahan agaknya dia terus menindih isteri aku,memegang koneknya dan menusuk kelubang indah isteri aku.Isteri aku benar2 hanyut.Tenggelam dalam nikmat nafsu yang bergelora.Lupa dia pada segala2nya.Lupa dia yang sebelum ini dia keberatan untuk terjerumus dalam aktiviti sebegini.Diri dia sudah dikuasai nafsu sepenuhnya.<br />
Isteri aku tak dapat ceritakan sebenar nya apa yang berlaku bila temannya mula mula menusuk koneknya kepantat isteri aku kerana dia benar2 hanyut dalam keghairahan dan tak sedar apa yang berlaku.Setelah menyorong tarik ,masuk dan keluar indah isteri aku,teman nya dah tak tahan benar dan dia benar2 hendak terpancut dan dia berbisik ditelingga isteri aku.Katanya,&#8221;sayang,abang dah nak keluar ni,nak lepas kat mana?&#8221;Isteri aku yang sedang dalam kegahirahan yang amat sangat itu menjawab,&#8221;lepas kat dalam,bang&#8221;.(Isteri aku baru lepas period dan waktu itu adalah waktu selamat).Temannya puas mendengar jawapan isteri aku dan menambahkan kelajuan tusukannya.Dua2 sudah lupa segalanya.Masing2 dalam rasa keghairahan yang teramat sangat.Nafsu telah menguasai mereka berdua.Mereka dipuncak kepuasan yang teramat sangat.Akhirnya lelaki itu membenamkan koneknya sedalam mungkin kedalam indah isteri aku dan melepaskan pancutannya.Isteri aku tersentak dan terangkat punggungnya menahan kesedapan yang tak terhingga.Teman nya rebah menindih isteri aku dan mereka berkucup kepuasan.</p>
<p>Temannya kebilik air membasuh dan isteri aku terus memakai panties nya.Aku dah berpesan dari awal lagi,kalau dia sanggup main dengan lelaki lain dan sampai pada tahapnya bila lelaki itu hendak terpancut air maninya dan pada ketika itu jika isteri aku sanggup membiarkan lelaki itu terpancut didalam pantatnya,dia tidak boleh membasuhnya.Biarkan didalam dan terus pakai panties.Kerana aku ingin lihat buktinya.Nampak nya isteri aku ingat akan pesanan aku itu.Temannya keluar dari bilik air dan bertanya dengan hairan mengapa isteri aku tak pergi membasuh.Dia dengan selamba menjawab,&#8221;nak bawak balik buahtangan untuk suami&#8221;.Temannya tersenyum mendengar jawapan itu.Itu lah kisah pengalam pertama kami>Kali pertama aku main dengan isteri orang dan kali pertama juga isteri aku main dengan lelaki lain.Sayangnya aku tak dapat melihat aksi mereka.<br />
Aku dan isteri sanggup membuat aktiviti ini hanya semata2 kerana terpengaruh kepada adegan2 dalam vcd lucah yang pernah kami tonton.Aku ingat lagi pertama kali bila aku menyuarakan niat aku hendk melihat isteri aku main dengan lelaki lain.Tentulah dia membantah.Lama kelamaan aku berjaya memujuknya untuk mencuba.Itu lah ceritanya bagaimana kami boleh terjerumus dalam hubungan sex sebegini.</p>
<p>Isteri aku akhirnya mengaku dia pun sedap dan puas bila main bersama teman nya itu.Aku pun mencadangkan pada nya untuk main lagi dengan syarat kali ini aku nak lihat sendiri.Dia setuju dan ini lah yang sebenarnya yang hendak aku ceritakan disini bagaimana kami boleh sampai hingga kesini.<br />
Balik kepada mukadimah diatas tadi,maka sampailah hari dan saat yang ditunggu2.Peluang melihat isteri main dengan lelaki lain.<br />
Aku kenal lelaki ini didalam internet juga.Setelah aku pasti dia boleh dipercayai dan merupakan calon yang sesuai aku pun berikan nombor talipon kami untuk dia hubungi dan berkenalan dulu dengan isteri ku.Mereka saling berhubung talipon selepas itu dan topik perbualan mereka sudah termasuk soal2 sex.Nampaknya merka(isteri ku dan temannya)mesra dan serasi.<br />
Aku pun merancangkan dengan teliti.Masa dan tempat yang sesuai harus ditentukan dulu.Setelah semuanya beres aku berpesan pada isteri aku bagaimana dan apa kah yang boleh dan tak boleh dilakukan semasa bersama nanti.Aku merancangkan supaya mereka berdua dapat bersama semalaman.Aku membeli baju tidor,bra dan panties baru untuk isteri aku bagi meraikan malam yang penuh istimewa ini.Baju tidor putih yang tentunya jarang dan amat seksi sekali dengan satu set bra dan panties warna hitam.</p>
<p>Tibalah hari dan saatnya.Lelaki tadi sudah book satu bilik dan menunggu didalamnya.Seperti yang dijanjikan aku sampai dibilik nya jam 8.20 malam.Sampai dihadapan pintu bilik aku menekan loceng.Isteri aku sembunyi dibelakang.Dia merasa gementar dan amat berdebar untuk bertemu teman barunya.Maklumlah selama ini hanya berbual melalui talipon saja.Belum pernah tengok muka.Entah macam mana orangnya.Takut dan berdebar.<br />
Pintu dibuka dan nampak lah lelaki tadi.Isteri aku terkejut dan terkedu kerana tak seperti yang dibayangkannya.Walau apa pun kami berjalan masuk.Aku terus duduk dikerusi dan isteri di atas katil.Oh ya,kami saling bersalam dan memperkenalkan diri sewaktu dimuka pintu tadi.</p>
<p>Kami berbual2 sebentar.Aku diatas kerusi dan mereka berdua diatas kati berdua.Seperti dirancangkan isteri aku membawa beg yang dibawanya<br />
kebilik air.Dalam beg itu lah ada pakaian tidornya yang baru dibeli itu.Isteri aku ingat rancangan awal kami dan terus memangil teman barunya kebilik air.Terdengar suaranya memanggil dari bilik air,&#8221;bang,mari kejap&#8221;.Aku pura2 tanya,&#8221;abang yang mana?&#8221;.Isteri menjawab,abang yang baru la&#8221;.Aku tersenyum dan teman nya berjalan kebilik air.Aku tak tahu apa yang sebenarnya berlaku.Tetapi rancangan awal aku ialah bila didalam bilik air aku mahu mereka bercium dulu sepuas2nya dan akhirnya meminta temannya membuka semua pakaiannya.Setakat itu saja dan kemudian temannya akan keluar semula dimana isteri aku menggenakan pakaian tidornya.</p>
<p>Aku tak tahulah apa sebenarnya yang berlaku diantara mereka.Tetapi yang aku tahu aku kerasa amat terangsang dan ghairah sekali bila membayangkan apa yang mereka berdua sedang buat.Sekejap lepas itu lelaki itu pun keluar semula dan kami berbual2 lagi.Selepas itu keluarlah isteri aku dengan pakaian tidor nya yang teramat seksi pada pandangan aku.Baju tidor berwarna putih dan jelas terlihat didalamnya bra dan panties yang berwarna hitam.Nafsu aku teramat2 terangsang hingga tak tahu nak cerita bagaimana perasaan aku waktu bila melihat isteri aku dengan pakaian tidornya yang seksi dilihat oleh teman barunya dan aku memahami benar isteri aku ini akan disetubuhi sepuas2nya oleh teman barunya ini.<br />
Terkeluar kata2 dari mulut aku,&#8221;ni yang abang tak tahan ni.Rasa nak bawak balik rasanya.Jealous abang macam ni&#8221;.Isteri aku dengan selamba terus duduk betul2 disebelah temannya dan berkata,&#8221;ha&#8230;jangan mengarut.Dah janjikan nak bagi peluang pada kami,saya tak kira,malam ini saya adalah hak abang baru saya ini.Abang yang rancangkan semua ini.&#8221;Isteri aku berani cakap macam tu sebab mereka dah berhubung lama dengan talipon dan sudah berjanji akan main puas2 bila dapat bersama nanti.</p>
<p>Sebenarnya dalam hati aku yang waras ,memang aku jealous,tapi kerana nafsu aku turutkan jugak rancangan asal kami.<br />
Kami terus berbual2.Sambil itu isteri aku sudah rasa keghairahan agaknya terus memegan tangan temannya dan megusap2nya.Aku dah tak sabar lagi nak lihat isteri aku main dengan temannya terus berkata,&#8221;abang nak kena balik ni,kalau boleh abang nak tengok la apa yang selama ini abang nak tengok&#8221;.Isteri aku faham dan ingat rancangan asal kami.Dia mulakan langkah dengan mencium pipi temannya.Temannya juga faham dan sememangnya dia kena lakukan juga aksi sek dengan isteri aku supaya lagi cepat selesai lagi cepat lah aku boleh balik dan dapat lah mereka berdua saja menikmati masa bersama hanya mereka berdua saja.</p>
<p>Mereka sekarang bercium,berkucup mulut,saling bertukar dan menghisap lidah.Aku dapat saksikan sekarang didepan mata aku sendiri aksi sek isteri aku.Mereka berkucup begitu kusyuk sekali maklumlah dah pernah membuat phone sex sebelum ini agaknya.Temannya membaringkan isteri aku dan terus menggomolinya dengan penuh bernafsu sekali.Apa yang aku ingin sangat lihat dah berlaku didepan mata aku.Isteri aku seperti jatuh cinta dengan teman baru nya ini.Sungguh asyik dia melayani adengan2 sex dari temannya tanpa sedikit pun dia menoleh kepada ku.Adakah dia benar2 dalam keadaan bernafsu atau pun dia sudah jatuh hati pada teman barunya ini dan dah tak hiraukan aku lagi atau pun dia ingin membalas dendam kerana aku yang ingin sangat lihat dia main dengan lelaki lain dan sekarang masanya dia benar2 main tanpa pedulikan aku lagi.Aku masih diatas kerusi.Mereka masih bergomol dan bergumpal.Agak ganas juga aksi mereka.Habis satu kati mereka berpusing.Sekejap isteri diatas dan sekejap isteri dibawah pula.Adengan mereka setakat ini hanyalah berkucup,meraba ,menghisap dan meramas.</p>
<p>Aku yang melihat terasa pedih konek kerana konek aku sudah tegang didalam seluar.<br />
Aku lihat temannya berbisik sesuatu ditelingga isteri aku dan isteri aku kelihatan tersenyum.Dia bangun dan duduk diatas katil itu.Teman nya menarik baju tidornya dari kaki dan terus melurutnya keatas kepala untuk menanggalkannya.Sekarang isteri aku sudah tidak berbaju lagi.Temannya terus membaringkan dan mereka sambung semula aksi mereka.Kali ini teman nya lebih bebas menerokai tubuh isteri aku kerana dia hanya tinggal bra dan panties saja.<br />
Inilah kali pertama dapat aku lihat lelaki lain mencium,mengusap,meramas,menghisap mulut,pipi,leher,dada,paha dan perut isteri aku.Sebenarnya temannya ini meratah hampir keseluruhan tubuh isteri aku.Aku rasa aku dah terpancut didalam seluar melihat aksi mereka.<br />
Isteri aku bangun dan membuka sendiri tali branya dan mencampakkannya ketepi katil.Temannya yang melihat terus turun katil,berdiri dan membuka habis pakaiannya tanpa bantuan isteri aku.Sekarang isteri aku tinggal panties saja lagi manakala temannya berbogel habis.Isteri aku dan aku sendiri terus fokuskan pandangan ke konek temannya.Tegang teramat tegang tetapi saiznya kecil daripada aku.Dalam hati aku terasa juga bangga kerana dah dua lelaki bersamanya tetapi dua2 konek kecil daripada aku.Temannya naik semula kekatil dan menghampiri isteri aku.Isteri aku memegang konek temannya dan terus memasukkan kemulut sambil temannya duduk berlutut.Sungguh menghairahkan permandangan ketika itu hingga tak dapat nak aku luahkan dengan kata2 melihatkan isteri aku dengan penuh romantis membelai,mengucup dan menghisap konek temannya.Aku sesungguhnya hilang pertimbangan dan tak dapat berfikir lagi kerana diri sudah dikuasai nafsu hanya dengan melihat aksi isteri aku dengan temannya.</p>
<p>Sepanjang adengan mereka dari mula hinggalah saat itu,tidak sekali pun isteri aku menoleh kepada aku,hanya teman nya saja sesekali menoleh meminta kepastian.Dan setiap kali dia memandang aku akan membalas dengan senyum dan memberi isyarat yang bermakna &#8220;go ahead..carry on&#8221;.<br />
Isteri aku nampaknya bernafsu sekali menghisap konek temannya.Nampak penuh bernafsu dan kelihatan seperti gelojoh dan rakus.Sudah lupa dia pada pesan aku supaya hisap dengan penuh romantis.Tahulah aku yang isteri aku sudah benar2 hanyut tenggelam dalam keghairahan nafsu sexnya.<br />
Temannya mengambil giliran memainkan peranan dan membaringkan isteri aku.payu dara isteri aku ditujuinya .Diusap,diramas,dicium dan dihisapnya.Sesekali mereka berkucup mulut dan kelihatan pada aku sesekali ada juga temannya membisikan sesuatu ketelingga isteri aku.</p>
<p>Mereka benar2 hanyut dan lupa diri.Tenggelam dalam nafsu yang bergelora.Temannya menarik panties isteri dan melurutnya turun kekaki perlahan2 dan sambil itu mulutnya ikut turun mencium perut,pusat dan terus ketundun indah isteri aku.Panties isteri aku sudah ditanggalkannya,dipegangnya dan diciumnya panties itu sebelum mencampakkannya ketepi.Isteri aku tersenyum padanya.Temannya melihat dan memfokuskan pemandangannya kepantat isteri aku.Ditenungnya lama juga,mungkin menikmati keindahannya kerana sekarang dia sudah benar2 dapat merasainya setelah sekian lama hanya berhubung dengan talipon sahaja.<br />
Dia ternampak tak sabar dan terus mencium tundun indah isteri aku.Dibawa lidahnya turun kealur indah isteri aku.Mata isteri aku dah terpejam dan kepala nya kelihatan berpaling sekejap kekiri dan sekejap kekanan.Dengan keadaan isteri aku yang terbaring terlentang itu,temannya bebaslah menerokai segenap inci tubuh isteri aku.Habis satu tubuh isteri aku dicumbuinya dan diciumnya.</p>
<p>Tibalah masa dan saat yang ditunggu2.Temannya menindih tubuh isteri aku.Kedudukan mereka tidak bersesuaian dengan kerusi yang aku duduk waktu itu.jadi aku tak boleh nampak konek temannya mengesel2 indah isteri aku.Jadi aku pun bangun dan berjalan ketepi katil berdiri betul2 dibahagian kaki mereka.Dengan itu dapatlah aku lihat nanti konek temannya memasuki indah isteri aku.Mereka suda tak pedulikan aku lagi.Mereka mungkin tak sedar pun aku berdiri dihujung kaki mereka kerana mereka berdua sememangnya benar2 hanyut dan tenggelam dalam nafsu yang menggila.<br />
Temannya memegang koneknya dan menggesel2kan kelubang indah isteri aku.Aku dekatkan kepala aku sehampir mungkin kelubang indah isteri aku dan konek temannya itu.Baru lah aku nampak yang indah isteri aku benar2 teramat basah dan kembang sekali.Aku rasa nak terpancut dalam seluar waktu itu.Puas menggesel2kan dan bermain2 disitu dia terus meletakan koneknya betul2 didepan pintu lobang indah isteri aku.Setelah itu dimasukkan nya perlahan.nampak mudah sekali kerana indah isteri aku terlalu berair dan terlalu kembang kerana keghairahannya yang amat sangat.Isteri aku sendiri aku tahu lah pada waktu itu pantatnya berair dan kembang sekali.Mudah lah bagi temannya masuk.Ditujahnya indah isteri aku dengan laju sekali.Isteri aku menggerang tanpa segan silu lagi.Terpancul dari mulutnya,&#8221;sedap bang&#8230;laju lagi bang.&#8221;Temannya memang hebat.Koneknya keras sekali dan dia boleh bertahan lama(makan ubat aku agak).Puas diatas,mereka bertukar posisi dengan isteri aku pulak diatas.Waktu ini isteri aku dan temannya dah tak kisah lagi aku berada dimana.Mereka hanya asyik dengan aksi mereka saja.Puas isteri aku diatas,mereka buat 69 pulak.Masing2 mencuci senjata pasangan masing2.Puas mencuci dan melayani pasangan masing2 mereka buat doggie pulak.Lama mereka bermain.Memang lama betul.Handal betul teman isteri aku ni.Entah berapa kali isteri aku terpancut pun tak tahu.Yang aku tahu setiap kali temannya menujah pantatnya mesti kedengaran bunyi yang biasa kita dengar bila indah yang basah benar ditujahi oleh konek lelaki.</p>
<p>Agaknya kerana lama dan dah tak tahu lagi apa aksi yang hendak dibuat,temannya menoleh kepada aku dan bertanya,&#8221;tak nak join ke?&#8221;.<br />
Aku pun apa lagi,terus membuka semua pakaian aku dengan gelojoh sekali dan terus naik kekatil bersama mereka.Isteri aku nampaknya tak berapa gembira bila melihat aku nak join mereka.Agaknya aku ni kacau daun agaknya.<br />
Kami sama2 menggomoli isteri aku hingga tercunggap dia kami buat.kami bekerjasama membuat apa saja untuk memenuhi kepuasan isteri aku.Aku dah tak tahan sangat terus mengambil posisi dan memasukan konek aku ke lobang indah isteri aku yang dah longgar kerana terlalu kembang.Tak lama,sekejap saja aku dah terpancut atas perut isteri aku.Bila dah terpancut aktiviti terhenti dengan sendirinya kerana isteri aku terpaksa kebilik air untuk memcuci.Nampak benar dia tak berapa suka jadi begitu.Temannya masih hebat.Koneknya masih tegang.</p>
<p>selesai isteri aku membasuh,aku pula kebilik air untuk mencuci.Setelah siap aku kenakan pakaian dan duduk diatas kerusi semula.Isteri dan temannya masih diatas diatas katil berbogel.<br />
Aku terasa seperti merosakan kegembiraan mereka lalu meminta diri untuk pulang.<br />
Sebelum pulang aku mencium dulu isteri dan berpesan padanya yang aku akan datang ambilnya semula jam 7.30 pagi esok.Isteri aku mungkin sedar sepenuhnya dan kembali waras terus mencium aku balik dan berkata,&#8221;terima kasih abang kerana membenarkan saya bermalam bersama abang baru ni&#8221;.Saya senyum dan berpesan pada temannya,&#8221;tolong jaga isteri saya dengan baik,she&#8217;s yours tonight,please take good care of her and enjoy your night&#8221;.Dengan itu aku pun berjalan keluar bilik dan selepas pintu ditutup kedengaran ia dikunci.Entah apa yang akan berlaku seterusnya&#8230;<br />
bersambung lagi&#8230;.bila aku sampai keesokan paginya dan cerita dari mulut isteri aku bagaimana mereka menghabiskan masa semalaman bersama.</p>
<p>Malam yang menyeksakan berlalu juga akhirnya.Aku bergegas semula ke Hotel penginapan mereka.Tepat jm 7.30 pagi aku membunyikan loceng pintu.Teman lelaki nya berpakaian biasa membuka pintu dan tersenyum menyambut aku.Aku berjalan kedalam dan ternampak isteri sedang menyandar dihujung katil dengan hanya berkemban tuala.Ternampak juga pada aku dia memakai panties hitam bila dia mengubah kakinya.<br />
Aku bertanya pada teman lelakinya bagaimana semalam yang mereka berdua lalui.Dia hanya tersenyum puas dan mengatakan &#8220;very great&#8221;.Isteri pula menyampuk,&#8221;best bang.Puas hati&#8221;.Aku kekatil dn mendapatkn isteri aku dan memeluknya,cium sepuas2nya.Aku peluk kemas2 dan ku cium dia lagi.Nafsu aku tiba2 terangsang kerana aku telah memendam perasaan bergelora semalaman mengenangkan mereka berdua yang aku tinggalkan betul2 menikmati kebebasan melakukan apa saja demi memuaskan nafsu pasangan masing2.</p>
<p>Aku buka tuala yang membaluti tubuh isteri aku.Temannya duduk di kerusi berdekatan melihat aksi aku pula.Aku cium seluruh tubuh isteri aku Dia juga telah lemas mungkin krana masih terasa keghairahan bersama temannya semalaman dan temannya itu sekarang sedang menyaksikan permainannya pula.</p>
<p>Aku cium dan kuhisap dan jilat indah isteri aku.Basah dan kembang sekali.Aku menoleh pada temannya dan mempelawa dia join sekali.Tapi pendek saja dia membalas,&#8221;go ahead,I dah cukup puas semalam,dah tak larat lagi&#8221;.<br />
Dengan itu aku terus menindih tubuh isteri aku dan aku pun mula mendayung.Menojah keluar masuk lubang indah isteri aku yang telah puas di gunakan oleh teman baru nya yang sesekarang sedang memerhati kami pula.Aku lakukan berbagai aksi dan akhirnya kami pun sampai.Aku terpancut kepuasan diatas dada isteri aku.Isteri bangun kebilik air dan aku hanya mengesatkan saja dengan tuala yang dipakai oleh isteri tadi.Isteri keluar dari bilik air sambil berbogel dan aku tolong lapkan seluruh tubuhnya.Aku dapatkan branya dan aku tolong pakaikan.Aku juga tolong pakaikan pantiesnya.Sememangnya biasa bagi aku memakaikan isteri aku pakaian dalamnya.Aku juga dapatkan baju dan kainnya dan aku tolong pakaikan juga.Setelah siap isteri aku hanya sikatkan rambut dan kenakan make-up rengkas saja.</p>
<p>Aku beritahu temannya kami terpaksa berpisah sekarang.Isteri aku dapatkan temannya dan mereka terus berpeluk dengan penuh emosi sekali.Ternampak seakan isteri aku enggan melepaskannya.Aku nampak kelopak mata isteri bergenang dengan air mata.Mereka berkucupan sepuas2nya seakan tak mahu berpisah.Aku katakan pada isteri sudah sampai masa berpisah.Jika ada kesempatan kita akan berjumpa lagi.Aku pimpin tangan isteri dan membawanya keluar.Sambil berjalan keluar dari pintu dia menoleh memandang temannya dengan pandangan yang sayu sekali.Temannya melambai tangan dan mengukir senyum tawar.</p>
<p>Dalam kereta menuju pulang aku tak bertanya apa2 pada isteri kerana aku lihat dia termenung sayu memandang keluar cermin kereta.Aku tahu dia masih teringatkan temannya itu.Aku terpaksa sabar untuk mendengar ceritanya apa yang telah mereka lakukan sepanjang malam itu.Sepanjang perjalanan pulang isteri aku tertidur.Letih agaknya dia kerna teruk dikerjakan oleh temannya itu atau dia letih kerana menggerjakan temannya itu.Kasihan pula aku melihat dia&#8230;.timbul perasaan sayang pada isteri aku yang amat mendalam.Sayang sesungguh hati.Aku benar2 sayang dan mencintainya.Dia telah membuat aku merasa begitu bahagia dan puas sekali.Aku sedar dan aku akui yang aku benar2 menyayangi dan mencintai isteri aku itu dengan sepenuh jiwa raga aku.</p>
<p>Malam itu dia menceritakan kepada aku semua kejadian antara mereka berdua.Selepas aku meninggalkan mereka didalam bilik mereka menyambung hubungan sex mereka.Temannya betul2 handal.Dia benar2 melakukan apa2 saja demi memuaskan isteri aku.Dia tetap gagah dan berjaya menahan dirinya dari terkeluar lagi.Dekat jam 12.00 tgh. malam mereka keluar untuk makan.Temannya memimpin tangan isteri aku seperti sepasang kekasih.Selesai menikmati makan dikedai mereka tak buan masa dan balik kebilik.Masuk kebilik mereka menyambung aktivi sex mereka sehingga lah isteri aku dah tak tahan dan minta temannya keluarkan air maninya.Temannya betul2 bertanya pada isteri aku samada betul dia dah puas dan ingin berhenti.Isteri aku menjawab ya dan serentak itu temannya melakukan aksi akhir dan memancutkan maninya keatas tubuh isteri aku.Jam mungkin sekitar 2.00 pagi waktu itu.Mereka tidor berpelukan dan nyenyak benar.</p>
<p>Isteri aku terbangun sebelum jam 5.00 pagi tapi kelihatan temannya masih nyenyak terlena.Isteri bertindak nakal.Dia bermain dengan konek temannya.Dibelai.diusap dan dihisapnya konek temannya itu.Konek itu tegang.Entah temannya sedar atau tidak isteri aku benar2 tak tahu.Isteri aku berdiri dan mengangkangkan kakinya diatas tubuh temannya.Dia dudukkan diri betul2 diatas konek yang tegang itu.isteri memasukkan sendiri konek temannya kedalam pantatnya dan dia bermain2 sendiri mengangkat indah keatas dan menurunkannya semula.Mengeluar dan memasukkan konek temannya kedalam pantatnya.Dilakukan nya dengan lembut dan perlahan dengan penuh romantis.Isteri aku benar2 menikmati setiap saat dan setiap saat konek temannya masuk dan keluar dari lobang pantatnya.Sungguh nikmat dan ghairah sekali akui isteri aku.</p>
<p>Setelah lama juga temannya terjaga dan terus dibalikkan tubuh isteri aku melentang.Mungkin kerana terlalu terangsang dan ghairah diperlakukan begitu oleh isteri aku,dia terus memasukan koneknya semula kedalam indah isteri aku dan mula memainkan perana mendayung keluar dan masuk indah isteri aku.Habis semua aksi dan posisi mereka lakukan dan akhir nya isteri aku juga yang meminta temannya keluarkan maninya kerana dia benar2 sudah tak tahan lagi.Dia sudah puas benar dan letih sekali.Temannya akur dnga permintaan isteri dan dia pun berusaha keras membuat berbagai aksi bagi mengeluarkan maninya.Akhirnya tamatlah permainan.temannya mengeluarkan maninya kali kedua sepanjang mereka bersama dari semalam.Mereka berdua benar2 puas.Puas sepuas-puasnya hingga tiada kata yang dapat gambarkan kepuasan yang telah mereka berdua nikmati dan rasai.Hari hampir cerah ketika mereka selesai bermain tadi.Mereka bergilir mandi dan selepas itu menunggu kedatangan aku untuk mengambil kembali isteri aku seperti yang dijanjikan.<br />
Isteri aku memberitahu bahawa temannya betul2 telah membuatnya puas dan dia merasa bahagia dan seronok sekali.Isteri aku memeluk aku dan mengucapkan terima kasih dan meluahkan sayang nya yang tak terhingga kepada aku kerana memberi kesempatan pada nya bermalam dengan teman lelakinya yang aku sendiri carikan untuknya.<br />
Aku pun dah tak ingat.Agak2nya beberapa bulan selepas peristiwa bermalam bersama temannya itu,temannya datang bertandang kerumah.Isteri amat gembira dan berkobar2 sekali menyambut temannya itu.Biasalah masing2 dah pernah main jadi selepas berbual sebentar saja isteri aku meminta izin aku untuk main dengan temannya itu.Aku setuju saja.Dihadapan aku waktu itu juga isteri aku terus membaringkan temannya diatas lantai rumah dan membuka zip seluar temannya.Terkeluarlah konek temannya yang keras menegang.Terus isteri aku menghisapnya dengan penuh romantis sekali.Seluar dan underwear temannya tidak ditanggalkan terus.Hanya dilurutkan turut sikit sahaja.tak sampai pun kelutut.Isteri aku menindih tubuh temannya yang sedang terlentang itu.Sebelum itu dia telah menanggalkan kain yang dipakainya.Baju tak ditanggalkannya,dibiarkan begitu.Mereka berkucupan dengan indah isteri aku mengesel2 konek temannya yang menegang itu.</p>
<p>Puas berkucup,bercium dan memainkan indah dan konek,isteri aku menoleh kepada aku dan meminta aku ambil condom.fahamlah aku isteri aku mahu temannya memakai condom kerana dia baru lepas period.Takut masih ada darah kotor lagi.Aku pun cepat2 kebilik dapatkan condom.<br />
Aku kembali kepada mereka dan aku lihat mereka masih diposisi yang sama dengan isteri diatas dan temannya barin terlentang.Isteri masih lagi mengesel2kan pantatnya keatas konek temannya yang sedia menegang.Melihatkan itu kerana tak mahu ganggu keasyikan mereka berdua,aku koyakkan plastik condom itu dan aku keluarkannya.Aku dekatkan dir kepada mereka dari bahagian kaki mereka jadi mereka tak lah nampak aku kerana mereka sedang asyik berpeluk dan berkucup.</p>
<p>Dengan condom yang tesedia ditangan aku,aku pegang konek temannya,aku sendiri memasangkan condom itu kekonek temannya.Aku pasangkannya dengan baik dan kemas.Tidak seorang dari mereka pun memberi sebarang reaksi kepada tindakan aku itu.mungkin mereka rela dengan pertolongan aku itu.Melihatkan itu aku terus pegang lagi konek teman nya itu yang sudah siap terpasang condom dan aku halakan kelubang indah isteri aku.Sebelah tangan aku memegang koneknya dan sebelah tangan lagi aku pegang bahagian atas bontot isteri aku dan aku tariknya supya jatuhkan bontotnya.Bila dia menurut maka jatuh lah lubang pantatnya betul2 diatas konek temannya itu.terasa konek temannya isteri aku terus merapatkan lagi pantatnya hingga kepangkal konek temannya.Isteri aku memainkan peranan mengeluarkan dan memasukkan konek temannya kedalam pantatnya.Aku masih berada disitu kerana menikmati sepuas2nya permandangan konek temannya memasuki dan keluar dari indah isteri aku.Aku betul2 menghayati permandangan itu,aku dekat muka aku sehampir mungkin.Ada sesekali tu tercabut juga konek itu datri indah isteri aku.Setiap kali tercabut aku lah yang memasukkannya kembali.Mereka berdua relax betul.Dan aku amat puas kerana mereka berdua amat menghargai pertolongan yang aku berikan.<br />
temannya tidak keluar mani.Isteri aku dah puas.Kurang selesa sikit keadaan pada masa itu kerana itu lah pertama kali dalam sejarah hidup kami isteri main dengan lelaki lain dalam rumah kami sendiri.<br />
Waktu itu sudah hampir tengahhari dan sekejap lagi anak2 akan balik dari sekolah.Dengan sebab itulah isteri cepat puas kerana dia rasa tak selesa.Dia minta berhenti dan temannya berhenti disitu tanpa mengeluarkan maninya.Isteri aku memimpin tangan temannya kebilik air.Aku pun turut sekali.Aku lihat isteri aku bertindak mengeluarkan kembali condom yang dipakai tadi dan diberikan kepada aku.Isteri aku menyabun dan mencuci konek temannya.nampak mereka berdua sungguh mesra dan serasi.Aku bahagia dan gembira sekali melihat isteri aku gembira dengan apa yang berlaku sekejap tadi.Selesai mengenakan pakaian kembali,temannya minta diri dan pulang.</p>
<p>Itulah kali terakhir isteri aku membuat hubungan sex dengan temannya itu.Mereka tak pernah berjumpa hingga kini.<br />
Masa berlalu dan aku ingin merasai kembali nikmat melihat dan membenarkan isteri membuat hubungan sex dengan dengan lelaki lain.Aku akhirnya bertemu dengan calon yang sesuai.Bagi memudahkan cerita biar aku namakannya S.<br />
S datang ketempat kami dan tinggal disatu resort.Aku membawa isteri kebilik S.Dalam perjalanan isteri membuat janji supaya aku duduk diluar(beranda)dan biarkan mereka berdua saja berbual dulu bagi menambahkan kemesraan antara mereka.</p>
<p>Sesampai dibilik,isteri aku duduk dihujung kati dan aku terus keberanda diluar.Aku tarik langsir dan aku tutup sikit pintu.Aku dapat lihat sikit saja dalam bilik itu dari kerusi yang aku duduk itu.Aku langsung tak nampak isteri aku.S boleh juga aku nampak sikit2 ,itu pun kalau aku bongkok kan sikit badan aku kedepan.Mereka berbual tapi aku tak dengar apa2 langsung.Aku mencuri pandang dan aku nampak S sudah merapatkan tubuhnya dekat isteri aku.Tubuh mereka dah bergesel sambil berbual.Masa berjalan dan entah tiba2 aku terpandang S bangun dngan hanya berseluar sahaja.Bila pula dia menanggalkan bajunya.tak jadi ni,aku pun nak lihat juga.Tak terlepas peluang melihat isteri aku membuat aksi2 sex dengan S.Bila aku masuk saja ,aku lihat baju isteri aku dah terbuka habis butangnya.Aku duduk atas kerusi dan melihat aksi mereka seterusnya.Aku berani masuk dan melihat kerana isteri aku tak melarang atau tidak ada sebarang perjanjian antara kami yang aku tak boleh masuk.Perjanjian awal hanyalah tinggalkan mereka berdua untuk berbual2 saja.<br />
S mula menanggalkan kesemua pakaian semua pakaian isteri aku.Dia juga bertindak membogelkan dirinya sendiri.Dua2 sudah berbogel habis.Pertama kali S dapat memandang tubuh isteri aku tanpa pakaian.Dibaringkannya isteri aku dan terius digomol dan diterokainay setiap inci dan pelusuk tubuh isteri aku.Ternampak dia begitu rakus sekali.Ghairah sungguh dia agaknya mendapat tubuh isteri aku.<br />
Mereka bertindak bergilir2 memuaskan pasangan masing2.Isteri aku pun sudah memegang,mengusap,membelai,menjilat dan menghisap konek S.</p>
<p>Lama juga selepas itu baru S memandan pada aku dan memberi isyarat agar aku join nya sekali.Aku tanpa berlengah membuka semua pakaian aku dan naik kekatil.Aku dan S melakukan apa saja yang terdaya dan termampu kami lakukan,kami berusaha bersungguh dan secara bersama memuaskan isteri aku.Hasil nya ternyata memberangsang sekali.Isteri aku lemas kepuasan diperlakukan begitu oleh kami berdua secara serentak.kami tak beri peluang pada isteri aku untuk bernafas.Kami menyerang dan menggomolinya secara serentak.Kalau S dibahagian atas aku dibahagian bawah.Kami bergilir.Bayangkanlah ada empat tangan yang merayap kesetiap inci tubuh ister aku dan ada dua mulut dan lidah yang menjalar kesetiap pnjuru nikmat ditubuh isteri aku.terkejang2 iteri aku menahan kesedapan dan kenikmatan yang tak terhingga.Pantatnya basah tak terkta.S tak tahan dan terus menindih tubuh isteri aku dan cuba masuk kedalam tapi tak dibenarkan oleh isteri aku.Aku tak tahu mengapa.Kami tak rancangkan supaya jadi begitu.Itu adalah keputusan isteri aku sendiri.Aku sememangnya tak akan memaksa isteri aku melakukan apa2 yang tak disukainya.Aku akan biarkan isteri aku lakukan hanya apa yang dia sendiri hendak lakukan.Bukan melakukan sesuatu kerana terpaksa.Isteri memberitahu S yang dia tak mahu masuk.S akur dan minta isteri bantunya keluarkan maninya.Isteri aku hisap sebentar dan kemudian melancapkannya.S menggigil kesedapan dan terpancut akhirnya atas payu dara isteri aku.Melihatkan itu aku pula menindih tubuh isteri aku dan melancapkan sendiri konek aku diatas dada isteri aku.S sudah kebilik air membasuh.Isteri hanya terpejam mata menahan kesedapan.Sebelah tangan aku ,aku lancap konek aku sendir.Sebelah tangan lagi aku bermain2 dengan air mani S yang dipancutkan atas tetk isteri aku.Aku lomorkan seluruh payu dara isteri aku.Aku mainkan air mani S diputingnya.Aku sapu dan lomurkan disekeliling payu dara isteri aku.Itu yang buat dia terpejam mata itu.Aku tak tahan dan aku pancutkan dimana S pancutkan tadi.Air mani kami bercampur dan bertambah banyak.Aku perahkan habis2 air mani ku dari konek aku.Air mani yang banyak tu aku lomurkan dan sapukan lagi ditetek isteri aku sampai ia kelihatan beku dan hampir kering .Selepas itu aku memimpin tangan isteri kebilik air dan kami membasuh seluruh tubuh isteri aku.Aku mandikan dia dan aku cucikan dia sebaiknya.Selesai kami keluar dan sekali lagi aku pakaikan satu persatu pakaian isteri aku bermula dari panties,kemudian bra dan seterusnya kain dan bajunya.Kami meminta diri dan mereka berpelukan dulu dan bertukar kucupan dan ciuman.Aku berkata pada S yang aku harap dia puas walaupun tak dapat masuk indah isteri aku.S sporting dan mengatakan tak apa mungkin lain kali ada rezeki pulak.Kami keluar meninggalkan S didalam bilik.</p>
<p>Lebih kurang dua bulan lepas tu S datang lagi.Aku membawa isteri kedalam bilik S.Semasa dalam perjalanan isteri aku dah memberi amaran pada aku.kali ni dia langsung tak benarkan aku campur tangan atau ambil bahagian dalam aksi sex mereka berdua nanti.Sebenarnay isteri aku marah pada aku kerana akusengaja tak melayan nafsu sejak dua minngu dah (S maklumkan pada aku dia nak datang 2 minggu sebelum itu).jadi aku pun plan kan supaya isteri benar2 kehausan dan dahaga semasa bertemu S nanti.sengaja aku buat begitu kerana aku kasihankan S yang datang dari jauh dulu tak dapa main indah isteri aku.Jadi kali ini plan kan supaya isteri dalam keadaan terdesak dan amat memerlukan konek untuk memuaskannya.Plan aku berjaya.</p>
<p>Isteri aku bukan membuat perjanjian dengan aku tetapi sebenarnya memberi amaran sebenarnya.Dia memang tak benarkan aku join mereka nanti.Tak boleh sentuhnya langsung.Boleh tengok dari jauh saja.Tak boleh bersuara dan tak boleh join.<br />
Sebenarnya isteri aku terpaksa membenarkan aku berada bersama dalam bilik dengannya kerana bila aku ada sama dia berasa lebih confident dan selamat.Dengan kata lain aku ni hanya sebagai body guard saja la.</p>
<p>sampai dalam bilik terus mereka berpelukan memang isteri aku nak membalas dendam dan menunjuk2 pada aku yang S akan puaskannya walaupun aku gagal puaskan dia dua minggu lepas.Isteri aku tak tahu yang aku senggajakan perkara itu kerana apa yang aku hajatkan sudah berhasil dan hasil nya ada terserlah didepan mata aku sekarang.<br />
Isteri aku tak membuang masa terus membuka seluar S dan mnghisap koneknya dengan gelojoh sekali.S membuka sendiri bajunya.Isteri aku benar2 menghisap konek S seperti orang kebuluran dan seperti tak hendak melepaskannya langsung.<br />
S tak tahan ,didirikannya isteri aku dan ditanggalkannya habis pakaian isteri aku dengan pertolongan isteri aku sendir.nampak sangat dia ingin cepat sangat bogel.S membaringkan isteri aku dibirai katil.Dia cium,jilat dan hisap bibir indah dan biji indah isteri aku.Mata isteri aku terpejam.Bunyi S menjilat indah isteri aku kerana indah isteri aku dah keluar air yang teramat banyak.Maklum lah dah dua minggu aku tak gunakannya.S bangun dan memandang aku dan aku beri isyarat padanya supaya masuk.S tersenyum.Dari posisi dibirai katil itu,S renggangkan kaki isteri aku dan menghalkan koneknya tepat kelubang indah isteri aku.Dengan mudah dia menolak masuk serapatnya kerana indah isteri aku sudah basah benar dan kembang teramat sangat kerana terlalu ghairah.Mereka bekerjasama terus bermain bebagai posisi.Akhirnya S membisikan sesuatu ditelingga isteri aku dan dan isteri aku membalasnya.Serentak dengan itu S mencabut koneknya dan merangkah berlutut keatas dada isteri aku.S menggunakan tangannya melancap sendiri koneknya dan menghalakan arah pancutannya kecelah lurah dada isteri aku dn dia akhirnya terpancut.Maninya bertaburan atas dada isteri aku.S terus kebilik air.Aku bangun dapatkan isteri aku kerana projeknya dah selesai.<br />
Aku tak tahan tengok air mani S atas dada isteri aku.Aku pegang dan aku lumurkannya diatas dada isteri aku sambil sebelah tangan aku aku bukakan zip seluar aku.Aku keluarkan konek aku dan aku lancapkan atas dada isteri aku dan sekejap saja dah terpancut.Aku hlakan dan campurkan air mani kami berdua.Aku sapukan kedua2 air mani kami keserata tubuh isteri aku.Selepas itu baru aku pimpin isteri aku kebilik air.Seperti biasa aku mandikannya dan aku bersihkannya.Kami keluar bilik air dan aku lapkan tubuh isteri sehingga kering.Kemudian seperti biasa aku pakaikan satu persatu pakaian ketubuh isteri aku.</p>
<p>Aku memeluk dan menciumnya.Ternyata isteri aku amat puas sekali bermain dengan S.S berjaya memuaskan nafsu isteri aku yang sengaja aku biarkan kehausan selama dua minggu kerana menunggu kedatangannya.<br />
Seperti biasa juga,mereka berpelukan dan saling berkucupan sebelum kami berpisah.S nampak tersenyum puas kerana berjaya dapat menerokai lubang indah isteri aku.</p>
<p>Inilah kisah benar aku dan isteri aku.Sejak mula disetubuhi oleh lelaki pertama didalam bilik Hotel dalam tahun 2000 dulu dan hingga S berjaya menikmati lubang nikmat isteri aku dalam tahun 3003 ini,itu lah sahaja tiga(3) orang lelaki yang berjaya menikmati tubuh isteri aku .Sehingga aku menulis cerita ini ini lah saja pengalaman yang telah kami lalui.<br />
Kehidupan sex kami amat memberangsangkan selepas pengalaman isteri aku bersama lelaki lain.Lebih hangat dan lebih hebat yang tak pernah kami rasakan sebelum ini.Kami benar2 menikmati hubungan sex sekarang berbanding waktu dulu sebelum aktiviti ini terjadi.Percaya lah aku sehingga saat ini kerana terlalu ghairah terhadap isteri sendiri akan mencium pussy isteri semasa akan keluar bekerja dan sebaik pulang dari bekerja.Aku akan pastikan yang aku akan mencium pussy isteri aku setiap hari.Aku juga sehingga saat ini akan tolong memakaikan pakaian dalam isteri aku bila aku ada kesempatan berbuat demikian.Demikian lah hebatnya hasil pengalaman yang telah kami lalui.</p>
<p>Aku benar2 sedar dan akui bahawa aku sememangnya amat dan teramat sayang dan menyintai isteri aku.Orang yang tak memahami aku mungkin tidak akan faham bagaimana seorang suami yang sanggup membenarkan isterinya ditiduri oleh lelaki lain berkata yang dia amat menyayangi isterinya itu.Tapi itu lah kebenarannya.Aku lebih menyayangi dan menyintai isteri aku selepas pengalaman dia ditiduri oleh lelaki lain.</p>
<p>Aku bukanlah semudah itu membenarkan isteri aku ditiduri oleh sebarang lelaki.Aku sendiri yang memilih calonnya.Lelaki yang sudah berjaya meniduri isteri aku adalah merupakan calon2 yang terpilih.Aku meletakan beberapa kriteria dalam membuat pilihan.Antaranya ialah rahsia kegiatan kami mesti terjamin 100%,bersih dari sebarang penyakit kelamin (sebab itu aku lebih suka kepada suami orang yang sudah mempunyai anak2),bekerja yang baik(tentunya dia akan lebih bertanggung jawab kerana tak mahu kerjayanya tergugat),berterusterang dan ada rasa saling hormat menghormati. Aku benar-benar selektif memilih pasangan suami istri untuk ku ajak tukar pasangan, apalagi ini semalam suntuk, dan kami saling menikmati cerita tukar istri ini, bukan cerita sih, tapi emamang kenyataan.</p>
<h4>Cerita Dewasa | Cerita Seks</h4>*<a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita seks dewasa">cerita seks dewasa</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita tukar istri">cerita tukar istri</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita sex tukar pasangan">cerita sex tukar pasangan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita sex romantis">cerita sex romantis</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita tukar pasangan">cerita tukar pasangan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="Cerita seks tukar pasangan">Cerita seks tukar pasangan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita sex istri">cerita sex istri</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="Tukar istri">Tukar istri</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita dewasa tukar pasangan">cerita dewasa tukar pasangan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita seks romantis">cerita seks romantis</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita seks istri">cerita seks istri</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita sex tukar istri">cerita sex tukar istri</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita dewasa tukar istri">cerita dewasa tukar istri</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita sex istriku">cerita sex istriku</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="sex tukar pasangan">sex tukar pasangan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita dewasa istri">cerita dewasa istri</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita sek tukar pasangan">cerita sek tukar pasangan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita istri">cerita istri</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita lucah tukar pasangan">cerita lucah tukar pasangan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html" title="cerita sex bertukar pasangan">cerita sex bertukar pasangan</a>*<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/tukar-istri-semalam-suntuk.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku Dan teman Istriku</title>
		<link>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 16:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pesta Seks]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot teman istri]]></category>
		<category><![CDATA[seks dengan teman]]></category>
		<category><![CDATA[teman istri]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.modelperawan.info/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Cerita Dewasa. Nama saya Tjokie, saya sudah married dan punya anak satu. Umur saya saat ini 28 tahun, isteri saya juga seumur, namanya Lisa. Anak saya baru umur 3 tahun, dan dia baru masuk Playgroup. Nah, di sekolahan anak saya inilah, isteri saya kenal sama nyokapnya teman anak saya. Namanya Nita. Sebenarnya si Nita ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cerita Dewasa. Nama saya Tjokie, saya sudah married dan punya anak satu. Umur saya saat ini 28 tahun, isteri saya juga seumur, namanya Lisa. Anak saya baru umur 3 tahun, dan dia baru masuk Playgroup. Nah, di sekolahan anak saya inilah, isteri saya kenal sama nyokapnya teman anak saya. Namanya Nita. Sebenarnya si Nita ini orangnya nggak cakep-cakep amat, yah, lumayan-lah. Menurut saya sih, mendingan isteri saya.</p>
<p>Makanya, sewaktu kenalan sama si Nita ini, saya sama sekali nggak ada pikiran yang macam-macam. Sampai lama-kelamaan isteri saya mulai akrab sama si Nita. Mereka sering pergi sama-sama. Nah, suatu hari, si Nita telpon isteri saya buat ngasih tahu bahwa dia sekeluarga lagi dapat voucher menginap satu malam di sebuah Hotel bintang lima di Jakarta. Dia suruh isteri saya datang buat mencoba fasilitas-fasilitas yang disediakan hotel tersebut. Nah, karena ada kesempetan buat berenang, fitness dan lain-lain gratis, maka saya berdua nggak menyia-nyiakan kesempatan ini.</p>
<p>Siangnya saya berdua nyusul ke hotel tersebut. Sesampainya di sana, saya berdua langsung menuju ke kolam renang, karena si Nita sudah janjian nunggu disitu. benar aja, begitu ngeliat saya berdua datang, si Nita langsung manggil-manggil sambil melambaikan tangannya.</p>
<p>&#8220;Hai Lis, Her&#8230; &#8221;<br />
&#8220;Hai Nit&#8230; Mana suami sama anak kamu ?&#8221; tanya isteri saya.<br />
&#8220;Biasa, dua-duanya lagi tidur siang tuh&#8230;&#8221; kata si Nita.<br />
&#8220;Kamu berdua aja&#8230; Mana anak kamu?&#8221;<br />
&#8220;Nggak ikut deh, Nit&#8230; Abisnya repot kalau ngajak anak kecil&#8221; kataku.<br />
&#8220;Ya sudah, sekarang gimana, kamu berdua mau berenang nggak? Atau mau Fitness aja?&#8221;<br />
&#8220;Langsung Fitness aja deh, Nit&#8221;</p>
<p>Begitulah, setelah itu kita bertiga langsung menuju ke tempat Fitnessnya. Dan setelah ganti baju di locker room, kita bertiga mulai berfitnes-ria. Asyik juga sih, sampai-sampai nggak terasa sudah hampir tiga jam kita fitness. Wah, badan rasanya sudah capek benar nih. Setelah selesai kita bertiga terus bilas di ruang ganti, dan langsung menuju ke ruang Whirlpool. Nah, sampai disini kita bertiga bingung, sebab ruang whirpoolnya ternyata cuma satu. Wah gimana nih? Tapi akhirnya kita coba-coba aja, dan ternyata benar, cewek sama cowok jadi satu ruangannya. Wah, malu juga nih&#8230; Apalagi si Nita, soalnya kita bertiga cuma dililit sama kain handuk. Setelah masuk ke dalam, saya tertegun, karena di dalam saya lihat ada cewek yang dengan santainya lagi jalan mondar-mandir dalam keadaan&#8230; Bugil. Wah&#8230; Gawat nih. Setelah saya lirik, ternyata si Nita juga lagi ngeliatin tuh cewek yang kesannya cuek banget. Selagi kita bertiga bengong-bengong, tahu-tahu kita disamperin sama locker-girlnya.</p>
<p>&#8220;Mari Mbak, Mas&#8230; Handuknya saya simpan,&#8221; kata si Mbak locker itu dengan suara yang halus.<br />
&#8220;Ha ? Disimpan ?&#8221; tanya saya sambil kebingungan.<br />
&#8220;Hi-hi-hi&#8230; Iya, Mas, memang begitu peraturannya&#8230; Biar air kolamnya nggak kotor.. &#8221; sahut si Mbak dengan senyum genit.<br />
&#8220;Wah&#8230; Mati deh saya&#8221;, batin saya dalem hati, masa saya musti berbugil ria di depan satu, dua, tiga&#8230; Empat orang cewek sih ? Sementara itu saya liat isteri saya sama si Nita juga lagi saling pandang kebingungan. Akhirnya saya yang memutuskan,<br />
&#8220;Hm.. Gini deh, Mbak&#8230; Kita liat-liat aja dulu&#8230; Nanti kalau mau berendam baru kita taruh handuknya di sini&#8221;<br />
&#8220;Iya deh, Mas&#8230;&#8221; kata si Mbak lagi sambil tersenyum genit. Terus dia langsung berbalik jalan keluar ruangan.</p>
<p>Setelah tinggal bertiga, isteri saya langsung memandang si Nita,</p>
<p>&#8220;Gimana nih, Nit?&#8221;</p>
<p>Selagi si Nita masih terdiam bingung, isteri saya langsung ngomong lagi,</p>
<p>&#8220;Ya sudah deh&#8230; Kita terusin aja yuk,&#8221; katanya sambil melepaskan handuknya.<br />
&#8220;Sudah deh, Nit&#8230; Buka aja&#8230; nggak apa-apa kok,&#8221; kata isteri saya lagi.<br />
&#8220;Benar nih, Lis ? Terus si Tjokie gimana ?&#8221; tanya si Nita sambil melirik malu-malu ke arah saya.</p>
<p>Pada saat itu saya cuma bisa pasrah aja, dan berdoa moga-moga burung saya nggak sampai bangun. Sebab kalau bangun kan gawat, si Nita bisa tahu karena saya cuma dililit handuk doang.</p>
<p>&#8220;Nggak apa-apa&#8230; Anggap saja kita kasih dia tontonan gratis&#8221; sahut isteri saya lagi.</p>
<p>Gawat juga nih, saya benar-benar nggak nyangka kalau isteri saya sebaik ini. Sebab biasanya dia cemburuan banget. Akhirnya pelan-pelan si Nita mau juga ngelepasin handuknya. Aduh mak&#8230; Begitu dia lepas handuknya, saya langsung bisa ngeliat dua buah teteknya yang membulat&#8230; dan&#8230; jembutnya yang&#8230; gile&#8230; lebat banget! Langsung aja saya menelan ludah saya sendiri&#8230; sambil menatap bengong ke tubuh si Nita. Ngelihat keadaan saya yang kayak orang linglung itu, isteri saya langsung tertawa geli. Sementara si Nita masih berusaha menutupi vaginanya dengan kedua tangannya.</p>
<p>&#8220;Kenapa Her&#8230; Jangan bengong gitu dong, sekarang kamu yang musti buka handuk tuh,&#8221; kata isteri saya lagi.</p>
<p>Busyet&#8230; Masa saya disuruh bugil di depan si Nita sih? Tapi karena takut kalau-kalau nanti isteri saya berubah pikiran, langsung aja deh saya lepas handuk saya. Seiring dengan gerakan saya ngelepas handuk, saya lihat si Nita langsung membuang muka jengah.</p>
<p>&#8220;Lho, kenapa Nit&#8230; nggak apa-apa kok&#8230; Tadi si Tjokie juga ngeliatin body kamu, sampai terangsang tuh&#8230; Lihat deh,&#8221; kata isteri saya lagi sambil menatap burung saya. Akhirnya si Nita ngelirik juga ke burung saya, dan&#8230; Wah&#8230; dasar burung kurang ajar, begitu diliatin dua orang cewek, perlahan tapi pasti dia mulai bangkit. Pelan-pelan mengangguk-angguk, sampai akhirnya benar-benar tegang setegang-tegangnya. Wah, mokal banget deh, saya&#8230;</p>
<p>&#8220;Tuh-kan, Nit&#8230; Benarkan dia sudah terangsang ngeliatin body kamuy&#8230;&#8221; kata isteri saya lagi. Ngeliat burung saya yang sudah tegang benar, akhirnya dua-duanya nggak tahan lagi. Pada tertawa terpingkal-pingkal. Ngedenger suara ketawa mereka, cewek yang sendirian tadi langsung nengok&#8230; dan begitu ngeliat burung saya, dia juga langsung ikut ketawa.</p>
<p>&#8220;Wah, dik&#8230; Dia sudah nggak tahan tuh&#8230;&#8221; katanya pada isteri saya, sambil ngelirikin burung saya terus. Akhirnya daripada terus jadi bahan tertawaan, langsung aja deh, saya nyebur ke kolam whirpool. Nggak lama kemudian isteri saya dan si Nita nyusul. Akhirnya kita berempat berendam deh di kolam. Tapi nggak lama kemudian si Cewek itu bangun&#8230;<br />
&#8220;Mbak sudahan dulu yah, Dik&#8230; Mmm&#8230; Tapi jangan disia-siakan tuh&#8230;&#8221; katanya sambil menunjuk ke selangkangan saya lagi. Buset nih cewek, rupanya dari tadi dia merhatiin kalau burung saya masih tegang terus.</p>
<p>Langsung saja saya berusaha tutupin burung saya pakai kedua telapak tangan. Sambil tersenyum genit, akhirnya cewek itu keluar ruangan. Nah, begitu tinggal kita bertiga, isteri saya langsung pindah posisi. Sekarang jadi saya yang ada ditengah-tengah mereka berdua.</p>
<p>&#8220;Her&#8230; Dari tadi kok tegang melulu sih ?&#8221; tanya isteri saya sambil menggenggam burung saya. Saya cuma bisa menggeleng saja sambil melirik si Nita.<br />
&#8220;Ih&#8230; Keras amat, kayak batu,&#8221; kata isteri saya lagi. Lalu, tanpa saya duga dia langsung ngomong ke si Nita.<br />
&#8220;Sini deh, Nit&#8230; Mau cobain megang burung suami saya nggak nih ?&#8221;<br />
Haa? Saya sama si Nita jadi terbengong-bengong.</p>
<p>&#8220;Bbb&#8230; Boleh, Lis ?&#8221; tanya si Nita.<br />
&#8220;Boleh, rasain deh&#8230; Keras banget tuh,&#8221; kata isteri saya lagi. Pelan-pelan, si Nita mulai ngegerayangin paha saya, makin lama makin naik, sampai akhirnya kepegang juga deh, torpedo saya. Wuih, rasanya benar-benar nikmat.</p>
<p>&#8220;Iya lho, Lis&#8230; Kok bisa keras begini ya. Pasti enak sekali kalau dimasukin yah, Lis,&#8221; kata si Nita lagi sambil terus mengelus-ngelus burung saya. Wah, saya sudah nggak tahan, tanpa minta persetujuan isteri saya lagi, langsung aja deh, saya tarik si Nita, saya lumat bibirnya&#8230; sambil tangan saya meremas-remas teteknya.</p>
<p>&#8220;Akh&#8230;&#8221; Nita menggelinjang. Langsung saya angkat si Nita dari dalam air, saya dudukin di pinggiran kolam&#8230; Kakinya saya buka lebar-lebar, dan.. langsung deh saya benamin wajah saya ke dalam selangkangannya, sehingga si Nita semakin mengerang-ngerang. Sementara itu isteri saya tetap giat mengocok-ngocok burung saya. Akhirnya karena sudah nggak tahan lagi, kita bertiga naik ke pinggiran kolam.</p>
<p>&#8220;Gantian dong, Nit&#8230; Biar si Tjokie ngejilatin vagina saya, saya juga kepengen nih&#8230;&#8221; kata isteri saya dengan bernafsu. Karena dia sudah memelas begitu, langsung saja deh, saya jilatin vagina isteri saya. Saya gigit-gigit kecil clitorisnya sampai dia merem-melek. Nita pun nggak tinggal diam, ngeliat saya lagi sibuk, dia langsung saja meraih burung saya, terus dimasukin ke dalam mulutnya. Wah&#8230; nggak nyangka, ternyata hisapannya benar-benar maut. Rasanya kita bertiga sudah nggak ingat apa-apa lagi, nggak peduli kalau-kalau nanti ada orang yang masuk.</p>
<p>Setelah beberapa lama, isteri saya ternyata sudah nggak tahan lagi.<br />
&#8220;Ayo, Her&#8230; Cepetan masukin&#8230; saya sudah nggak kuat lagi nih&#8230;&#8221; pintanya memelas. Akhirnya berhubung saya juga sudah nggak tahan lagi, saya cabut saja burung saya dari dalam mulut si Nita, terus saya masukin ke dalam vagina isteri saya. Akh&#8230; benar-benar nikmat, sambil terus saya dorong keluar-masuk. Nita nggak tinggal diam, sambil meremas-remas payudara isteri saya, dia terus ngejilatin buah Zakar saya. Wah&#8230; rasanya benar-benar&#8230; RUUUAAARRR BBBIIAASA! Nggak lama kemudian, mungkin karena sudah terlalu terangsang, isteri saya menjerit kecil&#8230; Meneriakkan kepuasan&#8230; Sehingga saya merasakan sesuatu yang sangat hangat di dalam lubang vaginanya. Melihat isteri saya sudah selesai, si Nita langsung bertanya dengan wajah harap-harap cemas.<br />
&#8220;Nggg&#8230; Sekarang saya boleh nggak ngerasain tusukan suami kamu, Lis?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tentu aja boleh, Nit&#8230;&#8221; jawab isteri saya sambil mencium bibir si Nita. Mendapat lampu hijau, Nita langsung mengambil burung saya yang sudah lengket (tapi masih tegang benar) terus dibimbingnya ke dalam lubang vaginanya yang ditutupi semak belukar.</p>
<p>&#8220;Aaakkkhhh&#8230;&#8221; desis si Nita setelah saya dorong burung saya pelan-pelan.<br />
&#8220;Ayo, Her&#8230; Terus, Her&#8230; I Love You&#8230;&#8221; kelihatannya si Nita benar-benar mendapatkan kenikmatan yang luar biasa. Sambil saya goyang-goyang, isteri saya menjilati teteknya si Nita. &#8220;Aduh, Lis&#8230; Her&#8230; I love you both&#8230;&#8221;</p>
<p>Pokoknya selama saya dan isteri saya bekerja, mulut si Nita mendesis-desis terus. Kemudian, mungkin karena isteri saya nggak mau ngedengerin desisan si Nita terus, akhirnya dia bangun dan mengarahkan vaginanya ke muka si Nita. Dengan sigap Nita menyambut vagina isteri saya dengan juluran lidahnya. Sampai kira-kira sepuluh menit kita bertiga dalam posisi seperti itu, akhirnya saya sudah benar-benar nggak tahan lagi&#8230; dan&#8230; ahhh&#8230; saya merasakan desakan si Nita mengencang, akhhh&#8230; Akhirnya jebol juga pertahanan saya. Dan disaat yang berbarengan kita bertiga merasakan suatu sensasi yang luar biasa&#8230; Kita bertiga saling merangkul sekuat-kuatnya, sampai&#8230; Aahhh&#8230;</p>
<p>Begitulah, setelah itu kita bertiga terkulai lemas sambil tersenyum puas&#8230;<br />
&#8220;Thank you Tjokie, &#8230; Lisa&#8230; Ini benar-benar pengalaman yang luar biasa buat saya..&#8221;<br />
&#8220;Ha&#8230; ha&#8230; ha&#8230; Sama, Nit&#8230; saya juga benar-benar merasakan nikmat yang yang nggak pernah saya bayangin sebelumnya. Sayang suami kamu nggak ikut yah, Nit,&#8221; kata isteri saya.<br />
&#8220;Gimana kalau kapan-kapan kita ajak suami kamu sekalian, boleh nggak, Nit?&#8221;<br />
&#8220;Benar Lis&#8230; Ide yang bagus, tapi kita nggak boleh ngomong langsung, Lis&#8230; Musti kita pancing dulu..&#8221; kata si Nita.</p>
<p>&#8220;Setuju,&#8221; sahut isteri saya.<br />
&#8220;Gimana Her&#8230; Boleh nggak ?&#8221;<br />
Untuk sesaat saya nggak bisa menjawab. Bayangin, masa saya musti berbagi isteri saya sama suaminya si Nita? Rasanya perasaan cemburu saya nggak rela. Tapi, ngebayangin sensasi yang akan terjadi kalau kita main berempat sekaligus&#8230; Wah&#8230;<br />
&#8220;Boleh, nanti kamu atur yah, Nit&#8230; Biar saya bisa ngerasain lagi hangatnya lubang vagina kamu&#8230; Ha&#8230; ha..&#8221; akhirnya saya menyetujui. dan sekianlah kisah seks kami yang penuh dengan sensasi yang menarik. </p>
<h4>Cerita Dewasa | Cerita Seks</h4>*<a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="Tetangga ngajak ngentot">Tetangga ngajak ngentot</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="mnama ngajak ngentot sampe puas">mnama ngajak ngentot sampe puas</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="Temen istri ngajak ngentot">Temen istri ngajak ngentot</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="tetangaku ngajak sex">tetangaku ngajak sex</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="aku dan teman istriku">aku dan teman istriku</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="ngajak temen ngentot">ngajak temen ngentot</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="Ngentot istri lagi tidur">Ngentot istri lagi tidur</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="ngentot istri teman saat suaminya tidur">ngentot istri teman saat suaminya tidur</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="Ngentot istri tetangga dirumahnya">Ngentot istri tetangga dirumahnya</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="Ngajak ngentot teman cewex yang d kenal">Ngajak ngentot teman cewex yang d kenal</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="Ngentot istri tetangga suami sudah meninggal">Ngentot istri tetangga suami sudah meninggal</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="Mama teman ngajak entot">Mama teman ngajak entot</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="kisah ngentot teman istri yang lagi tidur">kisah ngentot teman istri yang lagi tidur</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="kisah ngentot dengan istri tetangga">kisah ngentot dengan istri tetangga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="istriku dan istri temanku">istriku dan istri temanku</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="istriku bertiga">istriku bertiga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="istri teman ngajak bersetubuh">istri teman ngajak bersetubuh</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="istri teman ngajak bercinta">istri teman ngajak bercinta</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="istri teman istriku juga">istri teman istriku juga</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html" title="istri orang ngajak ngentot">istri orang ngajak ngentot</a>*<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/aku-dan-teman-istriku.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak Juraganku</title>
		<link>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 16:08:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pesta Seks]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot anak bos]]></category>
		<category><![CDATA[pesta sex]]></category>
		<category><![CDATA[sex anak bos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.modelperawan.info/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Cerita Dewasa &#8211; Aku bekerja sebagai seorang sopir di Malang. Namaku Sony, umurku 24 tahun, dan berasal dari JemBut. Aku sudah bekerja selama 2 tahun pada juraganku ini, dan aku sedang menabung untuk melanjutkan kuliahku yang terpaksa berhenti karena kurang biaya. Wajahku sih kata orang ganteng, ditambah dengan tubuh lumayan atletis. Banyak teman SMA-ku yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info">Cerita Dewasa</a> &#8211; Aku bekerja sebagai seorang sopir di Malang. Namaku Sony, umurku 24 tahun, dan berasal dari JemBut. Aku sudah bekerja selama 2 tahun pada juraganku ini, dan aku sedang menabung untuk melanjutkan kuliahku yang terpaksa berhenti karena kurang biaya. Wajahku sih kata orang ganteng, ditambah dengan tubuh lumayan atletis. Banyak teman SMA-ku yang dulu bilang, seandainya aku anak orang kaya, pasti sudah jadi playboy kelas super berat. Memang ada beberapa teman cewekku yang dulu naksir padaku, tetapi tidak aku tanggapi.</p>
<p>Mereka bukan tipeku.<br />
Juraganku punya seorang anak tunggal, gadis berumur 18 tahun, kelas 3 SMA favorit di Malang. Namanya Juliet. Tiap hari aku mengantarnya ke sekolah. Aku kadang hampir tidak tahan melihat tubuh Juliet yang seksi sekali. Tingginya kira-kira 168 cm, dan payudaranya besar dan kelihatannya kencang sekali. Ukurannya kira-kira 36C. Ditambah dengan penampilannya dengan rok mini dan baju seragamnya yang tipis, membuatku ingin sekali menyetubuhinya.</p>
<p>Setiap kali mengantarnya ke sekolah, ia duduk di bangku depan di sampingku, dan kadang-kadang aku melirik melihat pahanya yang putih mulus dengan bulu-bulu halus atau pada belahan payudaranya yang terlihat dari balik seragam tipisnya itu. Tapi aku selalu ingat, bahwa dia adalah anak juraganku. Bila aku macam-macam bisa dipecatnya aku nanti, dan angan-anganku untuk melanjutkan kuliah bisa berantakan. Siang itu seperti biasa aku jemput dia di sekolahnya. Mobil BMW biru metalik aku parkir di dekat kantin, dan seperti biasa aku menunggu Non-ku di gerbang sekolahnya.</p>
<p>Tak lama dia muncul bersama teman-temannya.<br />
&#8220;Siang, Non.., mari saya bawakan tasnya&#8221;.<br />
&#8220;Eh.., Mas, udah lama nunggu?&#8221;, katanya sambil mengulurkan tasnya padaku.<br />
&#8220;Barusan kok Non..&#8221;, jawabku.<br />
&#8220;Jul.., ini toh supirmu yang kamu bicarain itu. Lumayan ganteng juga sih.., ha.., ha..&#8221;, salah satu temannya berkomentar. Aku jadi rikuh dibuatnya.<br />
&#8220;Hus..&#8221;, sahut Non-ku sambil tersenyum. &#8220;Jadi malu dia nanti..&#8221;.<br />
Segera aku bukakan pintu mobil bagi Non-ku, dan temannya ternyata juga ikut dan duduk di kursi belakang.</p>
<p>&#8220;Kenalin nih mas, temanku&#8221;, Non-ku berkata sambil tersenyum. Aku segera mengulurkan tangan dan berkenalan.<br />
&#8220;Sony&#8221;, kataku sambil merasakan tangan temannya yang lembut.<br />
&#8220;Niken&#8221;, balasnya sambil menatap dadaku yang bidang dan berbulu.<br />
&#8220;Mas, antar kita dulu ke rumah Niken di Tidar&#8221;, instruksi Non Juliet sambil menyilangkan kakinya sehingga rok mininya tersingkap ke atas memperlihatkan pahanya yang putih mulus.<br />
&#8220;Baik Non&#8221;, jawabku. Tak terasa penisku sudah mengeras menyaksikan pemandangan itu. Ingin rasanya aku menjilati paha itu, dan kemudian mengulum payudaranya yang padat berisi, kemudian menyetubuhinya sampai dia meronta-ronta.., ahh.</p>
<p>Tak lama kitapun sampai di rumah Niken yang sepi. Rupanya orang tuanya sedangke luar kota, dan merekapun segera masuk ke dalam. Tak lama Non Juliet ke luar dan menyuruhku ikut masuk.<br />
&#8220;Saya di luar saja Non&#8221;.<br />
&#8220;Masuk saja mas.., sambil minum dulu.., baru kita pulang&#8221;.<br />
Akupun mengikuti perintah Non-ku dan masuk ke dalam rumah. Ternyata mereka berdua sedang menonton VCD di ruang keluarga.<br />
&#8220;Duduk di sini aja mas&#8221;, kata Niken menunjuk tempat duduk di sofa di sebelahnya.<br />
&#8220;Ayo jangan ragu-ragu..&#8221;, perintah Non Juliet melihat aku agak ragu.<br />
&#8220;Mulai disetel aja Nik..&#8221;, Non Juliet kemudian mengambil tempat duduk di sebelahku.<br />
Tak lama kemudian.., film pun dimulai.., Wowww.., ternyata film porno. Di layar tampak seorang pria negro (Senegal) sedang menyetubuhi dua perempuan bule (Prancis &#038; Spanyol) secara bergantian. Napas Non Juliet di sampingku terdengar memberat, kemudian tangannya meremas tanganku. Akupun sudah tidak tahan lagi dengan segala macam cobaan ini. Aku meremas tangannya dan kemudian membelai pahanya. Tak berapa lama kemudian kamipun berciuman. Aku tarik rambutnya, dan kemudian dengan gemas aku cium bibirnya yang mungil itu.</p>
<p>&#8220;Hmm.. Eh&#8221;, Suara itu yang terdengar dari mulutnya, dan tangankupun tak mau diam beralih meremas-remas payudaranya.<br />
Kubuka kancing seragamnya satu persatu sehingga tampak bongkahan daging kenyal yang putih mulus punya Non-ku itu. Aku singkap BH-nya ke bawah sehingga tampaklah putingnya yang merah muda dan kelihatan sudah menegang.<br />
&#8220;Ayo.., hisap dong mas.., ahh&#8221;. Tak perlu dikomando lagi, langsung aku jilat putingnya, sambil tanganku meremas-remas payudaranya yang sebelah kiri. Aku tidak memperhatikan apa yang dilakukan temannya di sebelah, karena aku sedang berkonsentrasi untuk memuaskan nafsu birahi Non Juliet. Setelah puas menikmati payudaranya, akupun berpindah posisi sehingga aku jongkok tepat di depan selangkangannya. Langsung aku singkap rok seragam SMA-nya, dan aku jilat CD-nya yang berwarna pink. Tampak bulu vaginanya yang masih jarang menerawang di balik CD-nya itu.</p>
<p>&#8220;Ayo, jilatin memekku mas&#8221;, Non Juliet mendesah sambil mendorong kepalaku. Langsung aku sibak CD-nya yang berenda itu, dan kujilati kemaluannya.<br />
&#8220;Ohh.., nikmat sekali..&#8221;, erangan demi erangan terdengardari mulut Non-ku yang sedang aku kerjai. Benar-benar beruntung aku bisa menjilati kemaluan seorang gadis kecil anak konglomerat. Tanganku tak henti mengelus, meremas payudaranya yang besar dan kenyal itu.<br />
&#8220;Aduh, cepetan dong, yang keras.., aku mau keluar.., ehhmm ohh..&#8221;. Tangan Non Juliet meremas rambutku sambil badannya menegang. Bersamaan dengan itu keluarlah cairan dari lubang vaginanya yang langsung aku jilat habis. Akupun berdiri dan membuka ritsluiting celanaku. Tapi sebelum sempat aku buka celanaku, Non Juliet telah ambil alih.</p>
<p>&#8220;Biar saya yang buka mas&#8221;, katanya.<br />
Tangannya yang mungil melepas kancing celana jeansku, dan membantuku membukanya. Kemudian tangannya meremas-remas penisku dari luar CD-ku. Dijilatinya CD-ku sambil tangannya meremas-remas pantatku. Akupun sudah tak tahan lagi, langsung aku buka CD-ku sehingga penisku yang sudah tegak, bergelantung ke luar.<br />
&#8220;Ih, wowww..!!&#8221;, desis Non Juliet, sambil tangannya mengelus-elus penisku. Tak lama kemudian dijilatinya buah pelirku terus menyusuri batang kemaluanku. Dijilatinya pula kepala penisku sebelum dimasukkannya ke dalam mulutnya. Aku remas rambutnya yang berbando itu, dan aku gerakkan pantatku maju mundur, sehingga aku seperti menyetubuhi mulut anak juraganku ini. Rasanya luar biasa.., bayangkan.., penisku berwarna hitam sedang dikulum oleh mulut seorang gadis manis. Pipinya yang putih tampak menggelembung terkena batang kemaluanku.<br />
&#8220;Punyamu besar sekali Mas Son.., Jul suka.., ehmm..&#8221;, katanya sambil kemudian kembali mengulum kemaluanku.</p>
<p>Setelah kurang lebih 15 menit Non Juliet menikmati penisku, dia suruh aku duduk di sofa. Kemudian dia menghampiriku sambil membuka seluruh pakaiannya sehingga dia tampak telanjang bulat. Dinaikinya pahaku, dan diarahkannya penisku ke liang vaginanya.<br />
&#8220;Ayo.., masukkin dong mas.. Jul udah nggak tahan nih..&#8221;, katanya memberi instruksi, aku tahu dia ingin merasakan nikmatnya penisku. Diturunkannya pantatnya, dan peniskupun masuk perlahan ke dalam liang vaginanya.<br />
Kemaluannya masih sempit sekali sehingga masih agak sulit bagi penisku untuk menembusnya. Tapi tak lama masuk juga separuh dari penisku ke dalam lubang kemaluan anak juraganku ini.<br />
&#8220;Ahh.., yeah.., sekarang masukin deh penis Mas yang besar itu di memekku&#8221;, katanya sambil naik turun di atas pahaku. Tangannya meremas dadanya sendiri, dan kemudian disodorkannya putingnya untukku.</p>
<p>&#8220;Yah, begitu dong mas&#8221;, Tak perlu aku tunggu lebih lama lagi langsung aku lahap payudaranya yang montok itu. Sementara itu Non Juliet masih terus naik turun sambil kadang-kadang memutar-mutar pantatnya, menikmati penis besar sopirnya ini.<br />
&#8220;Sekarang setubuhi Jul dalam posisi nungging.. ya Mas Son..?&#8221;, instruksinya. Diapun turun dan menungging menghadap ke sofa.<br />
&#8220;Ayo dong mas.., masukkin dari belakang&#8221;, Non Juliet menjelaskan maksudnya padaku. Akupun segera berdiri di belakangnya, dan mengelus-elus pantatnya yang padat.</p>
<p>Kemudian kuarahkan penisku ke lubang vaginanya, tetapi agak sulit masuknya. Tiba-tiba tak kusangka ada tangan lembut yang mengelus penisku dan membantu memasukkannya ke liang vagina Non Juliet. Aku lihat ke samping, ternyata Niken, yang membantuku menyetubuhi temannya. Dia tersenyum sambil mengelus-elus pantat dan pahaku.<br />
Aku langsung menyetubuhi Non Juliet dari belakang. Kugerakkan pantatku maju mundur, sambil memegang pinggul Nonku.<br />
&#8220;Ahh.., Mas.., Mas.., Terus dong.., nikmat sekali&#8221;, Non Juliet mengerang nikmat. Tubuhnya tampak berayun-ayun, dan segera kuremas dari belakang. Kupilin-pilin puting susunya, dan erangan Non Juliet makin hebat.</p>
<p>Niken sekarang telah berdiri di sampingku dan tangannya sibuk menelusuri tubuhku. Ditariknya rambutku dan diciumnya bibirku dengan penuh nafsu. Lidahnya menerobos masuk ke dalam mulutku. Sambil berciuman dibukanya kancing baju seragamnya sehingga tampak buah dadanya yang tidak terlalu besar, tetapi tampak padat.<br />
&#8220;Ohh.., terus dong mas.. yang cepat dong ahh.. Jul keluar mas.. ohh..&#8221;, Non Juliet mengerang makin hebat. Tak berapa lama terasa cairan hangat membasahi penisku.<br />
&#8220;Non.., saya juga hampir keluar..&#8221;, kataku.<br />
&#8220;Tahan sebentar mas.., keluarin dimulutku..&#8221;, kata Non Juliet.</p>
<p>Non Juliet dan Niken berlutut di depanku, dan Niken yang sejak tadi tampak tak tahan melihat kami bersetubuh di depannya, langsung mengulum penisku di mulutnya. Sementara itu Non Juliet menjilat-jilat buah pelirku. Mereka berdua bergantian mengulum dan menjilat penisku dengan penuh nafsu. Akupun sibuk membelai rambut kedua remaja ini, yang sedang memuaskan nafsu birahi mereka.<br />
&#8220;Ayo, goyang yang keras dong mas..&#8221;, Non Juliet memberiku instruksi sambil menelentangkan tubuhnya di atas karpet ruang keluarga.<br />
&#8220;Ayo penisnya taruh di sini mas..&#8221;, kata Non Juliet lagi. Akupun segera menaruh berlutut di atas dada Non-ku dan menjepit penisku di antara dua bukit kembarnya. Segera aku maju mundurkan pantatku, sambil tanganku mengapitkan buah dadanya.</p>
<p>&#8220;Oh, nikmat sekali..&#8221;.<br />
Sementara Niken sibuk mengelap tubuhku yang basah karena keringat. Tak berapa lama kemudian, akupun tak tahan lagi. Kuarahkan penisku ke dalam mulut Non Juliet, dan dikulumnya sambil meremas-remas buah pelirku.<br />
&#8220;Ahh.., Non.., ahh&#8221;, jeritku dan air manikupun menyembur ke dalam mulut mungil Non Juliet. Akupun tidur menggelepar kecapaian di atas karpet, sementara Non Juliet dan Niken sibuk menjilati bersih batang kemaluanku.<br />
Setelah itu kamipun sibuk berpakaian, karena jam sudah menunjukkan pukul 15.00. Orang tua Juliet termasuk orang tua yang strict pada anaknya, sehingga bila dia pulang telat pasti kena marah. Di mobil dalam perjalanan pulang, Juliet memberiku uang Rp 1.000.000,-.</p>
<p>&#8220;Ambil mas, buat uang lelah, Tapi janji jangan bilang siapa-siapa tentang yang tadi ya&#8221;, katanya sambil tersenyum. Akupun mengangguk senang.<br />
&#8220;Besok kita ulangi lagi ya mas.., soalnya Niken minta bagian&#8221;.<br />
Demikian kejadian ini terus berlanjut. Hampir setiap pulang sekolah, Non Juliet akan pura-pura belajar bersama temannya. Tetapi yang terjadi adalah dia menyuruhku untuk memuaskan nafsu birahinya dan juga teman-temannya, Niken, Linda, Nina, Mimi, Etik, dll.<br />
Tapi akupun senang karena selain mendapat penghasilan tambahan dari Non Juliet, akupun dapat menikmati tubuh remaja mereka yang putih mulus.</p>
<h4>Cerita Dewasa | Cerita Seks</h4>*<a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="cerita sex gadis konglomerat">cerita sex gadis konglomerat</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="anak bosku sma atletis">anak bosku sma atletis</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="Pelirku di remas bibi">Pelirku di remas bibi</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="nikmatnya anak bosku">nikmatnya anak bosku</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="memekku di jilat bos enak">memekku di jilat bos enak</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="mas jilat memekku dong">mas jilat memekku dong</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="entotin memekku dong">entotin memekku dong</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="Entot memekku">Entot memekku</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="enaknya ngentotin perawan abg">enaknya ngentotin perawan abg</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="cerita sex singkap rok">cerita sex singkap rok</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="cerita sex bos dan anak buahnya">cerita sex bos dan anak buahnya</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="cerita seks pantat ku di remas">cerita seks pantat ku di remas</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="cerita seks gadis rok mini">cerita seks gadis rok mini</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="Cerita seks anak 11 tahun">Cerita seks anak 11 tahun</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="cerita jilat rok mini">cerita jilat rok mini</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="Cerita dewasa terpaksa menikmati nungging">Cerita dewasa terpaksa menikmati nungging</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="ayo entot memekku mas">ayo entot memekku mas</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html" title="rok mini tersingkap">rok mini tersingkap</a>*<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.modelperawan.info/pesta-seks/anak-juraganku.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (enhanced)
Database Caching 6/34 queries in 0.060 seconds using disk
Object Caching 1638/1710 objects using disk

Served from: ceritadewasa.modelperawan.info @ 2012-02-05 19:28:51 -->
