<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cerita Seks Dewasa &#187; kontol</title>
	<atom:link href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/tag/kontol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritadewasa.modelperawan.info</link>
	<description>Kumpulan cerita seks cerita porno dan cerita dewasa Terlengkap</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Jun 2011 04:12:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Cerita Dengan Gadis Warteg</title>
		<link>http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 03:29:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ABG]]></category>
		<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[memek gadis]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot gadis]]></category>
		<category><![CDATA[seks dengan gadis]]></category>
		<category><![CDATA[toket gadis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.modelperawan.info/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda yang suka makan di warteg tentu sudah tau kondisi warteg yang sederhana, tapi ada saja gadis gadis yang bekerja di warteg memiliki paras ayu dan body yang seksi seperti murni yang ada dalam cerita dewasa ini. Berikut adalah cerita seorang yang melalkukan hubungan seks dengan gadis warteg. Siang panas di kota T******g membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi anda yang suka makan di warteg tentu sudah tau kondisi warteg yang sederhana, tapi ada saja <strong>gadis gadis</strong> yang bekerja di warteg memiliki paras ayu dan body yang seksi seperti murni yang ada dalam <a title="Cerita Dewasa" href="http://ceritadewasa.modelperawan.info"><strong>cerita dewasa</strong></a> ini. Berikut adalah cerita seorang yang melalkukan hubungan seks dengan gadis warteg.</p>
<p><img alt="gadis desa" src="http://aneh.thatbest.com/wp-content/uploads/2010/05/56a2987be6330999.jpg.jpg" title="gadis bugil" class="alignnone" width="400" height="397" /><br />
Siang panas di kota T******g membuat aku berkeringat. Belum habis jam kerja, kuputuskan saja buat pulang ke kamar kost. Sambil menyeka keringat, kudorong masuk motor inventaris kantor ke teras kamar kost. Perut terasa perih setelah sedari pagi berkeliling meninjau proyek pemerintah yg sedang dikerjakan oleh para pemborong lokal. Maklum, di kota ini pemborong lokal dikenal sedikit nakal jika tidak diawasi. Dan tugasku mengawasi agar dana pemerintah digunakan dengan benar serta kualitas pekerjaan para pemborong sesuai dengan standar pemerintah. Setelah ganti baju dengan kaus oblong, aku menuju warteg langganan di seberang jalan. Sambil memesan makanan kuperhatikan seorang pegawai baru yg berbodi lumayan montok dgn payudara yg besar. Kulitnya putih dan betis dan lengannya ditumbuhi bulu halus. &#8220;Ada yg baru Mbak Ning?&#8221; aku berbasa basi dgn pemilik warteg. &#8220;iya, keponakan dari Brebes, baru datang semalam&#8221;. &#8220;Namanya siapa mbak?&#8221; tanyaku sambil pandanganku tak lepas dari tubuhnya yg ternyata membuatku sedikit bergairah. &#8220;Murni Mas&#8221; jawabnya singkat. Memang bener &#8211; bener murni pikirku. Sambil menikmati makan siang, pikiranku melayang memikirkan Murni. Imajinasiku melayang membayangkan aku sedang bergumul dgnnya dikasur. &#8220;Mau minum apa mas?&#8221; Pertanyaan Murni membuyarkan mimpiku. &#8220;Es Tawar aja&#8221; jawabku singkat.</p>
<p>Pertemuan dgn Murni membuat aku semakin bersemangat pulang kerja. Singkatnya, karena kedekatanku dgn Mbak Ning sang pemilik warteg, aku berhasil dekat dgn Murni. Sampai satu hari aku nekat menembaknya saat warteg sedang sepi di malam selasa. &#8220;Murni, udah punya pacar blm dikampung?&#8221; tanyaku membuka pembicaraan. &#8220;Belum mas, emang kenapa?&#8221;. &#8220;Gak, nanya aja. Masa gadis secantik Murni ga punya pacar? bo&#8217;ong aja nih!&#8221; candaku &#8220;Suer mas, murni blm punya pacar. Dulu pernah pacaran. Tapi skrg dah putus&#8221;. &#8220;Lho kok putus? Mangnya knp?&#8221; tanyaku &#8220;Cowo aku dulu doyan selingkuh. Baru pcaran sehari dah pcaran lagi sama cewe lain. Dah gitu dia doyan mabok. Kalo udah mabok rese. Suka remes-remes dada aku. Kan aku malu mas&#8221;. Wah dah berani curhat nih, pikirku. &#8220;Trus, klo skrg ada cowo yg mau sama murni, Murni mau ga?&#8221; tanyaku. &#8220;Emang ada cowo yg mau sama pelayan warteg kaya aku mas?&#8221; tanyanya. &#8220;ada&#8221; jawabku singkat &#8220;siapa mas?&#8221; &#8220;Aku&#8221;. &#8220;Ah, mas becanda. Mas kan Pegawe Negri. Ga mungkin mau sama aku. paling juga sebulan aku udah diputusin. atau aku ga dikawin. Makasih mas. Aku ga mau sakit keduakalinya!&#8221; jawabnya sambil berlalu. Aku pun hanya tertegun. Menikmati kegagalan malam ini. Tapi aku tidak putus asa. Lewat Mbak Ning, kuutarakan perasaan hatiku kepada keponakannya. Mbak Ning pun setuju membantu akau. Katanya Murni memang udah pantas menikah dan ia ingin ada keluarganya yg bisa mengangkat derajat keluarga Murni. Sebab dikampungnya, PNS sangat dihormati dan disegani.<br />
Singkatnya, setelah berjuang selama kurang lebih dua bulan, kudapatkan cinta Murni pada saat acara panggung hibura 17 Agustus di halaman kecamatan. Sambil menikmati musik dangdut alakadarnya, kucoba lagi menyatakan cintaku pada Murni. &#8220;Murni, mas benar benar suka sama kamu. Benar-benar cinta dan tidak ada sedikitpun niat untuk melepaskan Murni. Mungkin saya lebih baik buta daripada lihat Murni dengan orang lain&#8221; kataku menggombal ria. &#8220;Mas, Murni dah tau dari Bu LikNing. Kalo emang mas benr serius sama Murni. Murni mau nerima asal dengan syarat mas.&#8221;. Hnnnnaaaaaaah, akhirnya &#8230;&#8230;.. &#8220;Syarat apa Murni? jangankan satu, seribu syarat akan mas penuhi asal Murni mau menerima cinta Mas.&#8221; gombal maning. &#8220;Cuma satu kok mas. Mas jangan pernah menyakiti hati Murni&#8221;. &#8220;Murni, aku sudah bilang, gak akan pernah menyakiti kamu. Jadi kamu mau nerima mas?&#8221; tanyaku. &#8220;Mas terima ga syarat dari murni?&#8221; dia malah balik tanya. &#8220;Aku terima semua syarat yg kamu berikan. Jadi kamu mau jadi pacar mas?&#8221; aku medesaknya. &#8220;Jangankan pacar mas, aku malah sudah siap jadi istri kamu!&#8221; Mendadak suara musik dangsut tak terdengar. Yang terdengar hanya suara jantungku yg berdegup keras, saking senangnya perjuangan aku tak sia-sia. Kuraih bahu Murni dan ia tdk menolak. kupeluk dia dari samping dan kukecup rambutnya. dan dia melingkarkan tangannya dipinggangku. Resmilah kami jadi sepasang kekasih.</p>
<p>Sejak aku berpacaran dengan Murni, aku merasa ada perlakuan lain dari Mbak Ning. Ia mulai sering menyuruh Murni meninggalkan pekerjaannya jika melihat motorku datang. Dan biasanya Murni menghampiri aku dan cium tangan seperti layaknya seorang istri kpd suaminya. Seperti sore itu, aku pulang kantor tiba-tiba Mbak Ning menghampiriku. &#8220;Mas Adi, Mbak mau ke Depok. Ada saudara yg hajatan. Mungkin Mbak nginep beberapa hari. tlg titip anak-anak di warung ya, soalnya ga ada orang lakinya. Suami Mbak juga ikut&#8221;. &#8220;Oke Mbak&#8221; jawabku. &#8220;jangankan beberapa hari, setahun juga aku mau!&#8221; jawabku sambil tersenyum. &#8220;Ya iyalah, kan ada Murni! Makasih ya mas&#8221; Mbak Murni sambil berlalu. Malam itu Warteg tutup lebih awal. Sehingga aku punya banyak waktu ngobrol dgn Murni. &#8220;Mas, ngobrolnya di sana yuk, ga enak dsini. Rame, brisik lagi!&#8221; kata Murni mengajaka aku ngobrol di teras kostan aku. &#8220;Ya udah, tapi tlg buatkan aku kpoi yah!&#8221; pintaku sambil berjalan menuju kostan. Tak lama Murni menyusul dgn membawa segelas kopi hitam kesukaanku. Malam ini dia terlihat makin seksi dgn kaos ketat kuning dan celana legging hitam. Kontras dgn kulinya yg putih dan montok. Mulailah pikiran kotor merasuki otakku. Setelah Murni duduk di depanku, kami melanjutkan obrolan seputar keadaan keluarga kami masing-masing. Sekitar satu jam Murni terlihat BT. &#8220;Mas boleh numpang nonton TV ga?&#8221; &#8220;masuk aja nonton sana, aku masih mau ngroko sambil ngopi&#8221; jawabku. Murni pun berlalu kedalam dan menyalakan TV. 14&#8243; tuaku. Stlah sebatang rokok kuhabiskan, kususul Murni kedalam dan duduk sebelahnya. Tak kukira Murni langsung merebahkan kepalanya didadaku. Kesempatan nih, pikirku. Kuusap dan kubelai rambunya yang panjang melewati bahu. Murni nampak menikmati. Kuberanikan diri mengangkat kepalanya dan kukecup lembut bibirnya. Murni sedikit kaget. Maklum, setelah cintaku diterima, kita hanya sekedar mengobrol. Ga pernah lebih. Namun, ia membalas ciumanku. Malah badannya dihadapkan ke diriku. kamipun berciuman dgn posisi murni duduk dipangkuanku. Kuberanikan diri meraba payudaranya. Murni sedikit menepis tanganku. Tapi aku tak putus asa. kucoba dan kucoba lagi sampai akhirnya Murni membiarkan tanganku meraba dan mermas lembut payudaranya. Ciuman Murni semakin gencar ketika tanganku kucoba menerobos masuk lewat belakang bajunya. Terasa lembut payudara atasnya yg masih terbungkus kutang berenda. Tiba-tiba Murni bangkit. Yaaaah, ngambek dia., pikirku. Tapi ga kusangka ternyata murni bangun untuk menutup pintu dan kembali ke pangkuanku dan meraih kepalaku. Kami lanjutkan kembali pekerjaan yg tertunda tadi. Semakin berani aku meciumi sekujur wajahnya. Nafas Murni sedikit tersengal ketika kuciumi daerah belakng telinganya. Kucoba mengangkat kaosnya. Tak ada perlawanan. Kaos Murni sudah terlpeas dan didepanku terpampang pemandangan indah. Sepasang payudara montok yg putih bersih walau masih terbalut kutang berenda. Kuciumi dengan uas daerah belahan toketnya, dan Murni nampak menikmatinya. Sambil kupeluk, kucoba melepaskan kait kutang dipunggung Murni. Berrhasil!!!. Kutang Murni terlepas dan kuloloskan dari bwah dan Munri melepaskan ciumannya agar kutangnya cepat terlepas. Langsung kujilati pentil susunya yg kemerahan. sementara tanganku meremas toket senbelahnya. Murni bergelinjang menahan kegelian dengan nafas yg tersengal-sengal. Nampaknya ia sudah terangsang. Puting susunya semakin maju dan mengncang. Kulepas Bajuku dan kuajak murni merebahkan diri sambil terus menjilati, mengulum dan meremas toket yg sudah lama kuidam-idamkan. Murni semakin bernafsu dengan meremas-remas pantatkusambil mengerang nikmat. Kucoba meraba selangkangannya dan Murni agak menolak dengan merapatkan pahanya. Tapi terasa sedikit oleh jariku. Memeknya mulai basah. Kuusap usap kemaluannya dari luar dan tiba tiba Murni memelukku dengan erat dan ia membekapkan mulutnya ke dadaku. Maassss, aaaaaahhhhhhhhhh&#8230;.. Murni pipis&#8230;.. Rupanya ia orgasme akibat rangsanganku di payudaranya.</p>
<p>Murnipun bangun dan meraba selangkangannya. &#8220;Mas gimana ini, Murni ga tahan pengen pipis tadi, celana Murni basah&#8221;. &#8220;kamu orgasme sayang, bukan pipis&#8221;. jwbku menerangkan. &#8220;enak ga?&#8221; tanyaku &#8220;enak mas, sampe pipis hehehehe&#8230;&#8221; katanya sambil tertawa. Akupun bangun dan mengunci pintu. &#8220;Emang pipisnya banyak sayang?&#8221; tanyaku. &#8220;Boleh liat ga celananya?&#8221; tanyaku bersiasat. Padahal aku pengen liat memeknya yg terlihat munjung dari balik celana leggingnya. &#8220;Ga mau ah, malu. Masa Murni buka celana disini!&#8221;. &#8220;Gapapa sayang, kan kamu calon istriku. Nanti klo kita menikah juga kita saling telanjang!&#8221; kataku menggombal. Murnipun bangun dan melorotkan celana legginga. ASTAGA!!! dari balik CDnya menyembul daging kemaluan yg menurutku hampir sama dengan ukuran toketnya (saking munjungnya tuh memek!) Tak kuat menahan konak langsung aku berlutut dan menciumi memeknya dari luar. &#8220;Mas, mau ngapain&#8230; Ih&#8230;. ngapain sih&#8230; oooh&#8230; shhhhh &#8230; ahhhh..&#8221; prote Murni tak kudengar sambil sesekali kucoba menelusupkan jari kesela-sela CDnya. &#8220;Mmmmmaaaaassssssssshhhhhhh&#8230;&#8230; geli mas&#8230;.. aaaahh. sshhhhhhh&#8230;.&#8221; Murni terus mendorong kepalaku agar menjauh dari memeknya. Tapi aku tak peduli, aku terus mendesakkan kepalaku dan menjilati sekitar selangkangannya dan tanganku mencoba melorotkan CD Murni yg masih dlm posisi berdiri. Dengan sekali sentak, CD itu berhasil turun dan alamak&#8230;&#8230;.. bongkahan daging yg ditumbuhi jembut yg jarang jarang. Merah merekah, membuat gairahku semakin tinggi. Kuturunkan terus CDnya hingga benar-benar berada dibetisnya. Sementara lidahku mencoba menerobos ke sela sela belahan memeknya. &#8220;Mmmmmmmmmaaaaaaaaaassssssss, oooooohhhhhhhhhh&#8230;&#8230;&#8230;.. aaaaaahhhhhhh&#8230;&#8230;..<br />
sssssshhhhhhh&#8230;. aduh &#8230;&#8230;&#8221; Hanya itu yg keluar dari mulutnya sambil terus mendorong kepalaku.</p>
<p>Sementara itu, entah kapan aku melepasnya, aku hanya tinggal memakai sempak. Kuajak Murni berbaring dan ia menurut. Kulepas CDnya yg masih nyangkut di kakinya sambil merenggangkan kedua belah kakinya. Saat kakinya merenggang nampaklah isi dari memek Murni yg merah, kelentitnya yg meruncing kujilati dengan rakus sambil sesekali memasukan lidahku ke rongga memeknya. Tiba-tiba, rambutku dijambaknya dan Murni kembali orgasme. &#8220;Mmmmmaaaaaaaasssssssss, aaaaaaaaaauwwwwhhhhhhhhh, nnnnnnnnnggggggghhhhhhhhhhhh. aaaaaaaaahhhhhhhhh!!!!!!!&#8221; itulah yg keluar dari mulutnya sambil melepas cairan kenikmatannya. KUjilati lelehan cairan memek yg membasahi sekitar bibir dan kumisku. Tak kulepaskan pula cairan yg meleleh sekitar memeknya. Tubuhnya melemas setelah dua kali kubuat orgasme. sambil kupandangi tubuh yg mulus yg tergolek lemas, kulepas celana dalamku. Kontolku langsung mnerobos setelah sedari tadi kukurung didalam CD.</p>
<p>Langsung kuarahkan kepala kontolku kehadapan memeknya. Ku oles-oles di permukaan memeknya yg basah. Kembali Murni menggelinjang dan berdesah. Tak sabar kucoba masukkan kontolku ke liang memeknya. Murni sedikit menolak dengan kembali merapatkan pahanya. &#8220;Gapapa sayang, aku dah ga kuat lagi sayang&#8230;&#8221; pintaku memelas&#8230;. &#8220;Ga mau mas, Murni takut hamil. Nanti Bu Lik NIng marah sama aku!&#8221; &#8220;Murni sayang, aku kan sudah bilang kita akan menikah, ga usah takut. Bu Lik Ning sudah merestui hubungan kita. Ayo sayang, jangan siksa aku &#8230;.!?&#8221; kataku sambil terus berusaha membuka pahanya yg masih merapat. Nafsu birahi yg semakin memuncak membuat aku berbuat sedikit kasar dengan memaksanya mebuka pahanya yg tertekuk. Akhirnya Murni menyerah. Ia membuka pahanya dan tak buang waktu lagi langsung kusodokkan kontolku kedlam memeknya dengan perlan.</p>
<p>&#8220;Awwwh&#8230; pelan-pelan mas, sakit&#8230; aaahhh&#8230; ssshhhh&#8230;&#8221;. &#8220;Tenang sayang, sakitnya cuma sebentar, nanti juga enak!&#8221; rayuku sambil terus berusaha memasukkan kontolku. Kogerkan pantaku maju mundur dengan irama santai agar Murni menikmati sensasi kepala kontolku yg mencoba menembus memeknya. Dan akhirnya, blesssssss&#8230; cretttt&#8230;. kontolku masuk sebagian dan dilelehi cairan darah perawannya diiringi dengan lenguh kesakitan Murni dan tangannya mencengkeram erat lenganku. Kulihat ia mengigit bibir agar tidak berteriak. Kudekatkan wajahku dan kulumat bibirnya. Agar Murni terangsang kembali, kuremas pelan payudaranya dan sesekali kuplintir halus putingya.</p>
<p>Alhasil, putingnya kembali mngeras tanda ia mulai terangsang lagi. Kurubah posisi tubuhku sedikit berjongkok sambil kupegangi kedua belah pahanya. Kulakukan lagi gerakan maju mundur. Kulihat murni menangis, kuseka air matanya dgn jariku sambil terus kupompa memeknya. Tak lama, kudengar Murni mulai melenguh nikmat, &#8220;aaaahhhh, sssshhhhhhhhh, oooooooowwwwwwwwwwwwhhhhh&#8230;&#8230;.. nnnnnnnnnnnnngggggggghhhhhhhhhh&#8230;.. aaaaaahhhhh&#8230;..!&#8221; terus kopompa memeknya dengan sodokan kontolku. Tak terasa hampir seluruh kontolku sudah masuk keliang mememknya. kuturunkan pahanya agar menindih pahaku. Kuletakkan tangan diatas lantai dan terus memompa memek Murni yg sempit dan licin. Sekitar 10 menit kupompa memeknya, terasa aku akan ejakulasi. kupercepat gerakanku agar cepat kunikmati sensasi orgasmeku. dan tak lama, &#8220;Aaaaaaaaaaaaaassssssshhhhhhhh&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; uuuughhhhhh&#8230;&#8230; crrrroooooooooot&#8230;&#8230;. crot.<br />
crottttt&#8230;. kulepas lendir kenikmatan di dalam memek Murni dan akupun terkulai lemas. Setelah mengatur napas, kucabut pelan kontolku dan kucari pakaian kotorku untuk mengelap lelehan spermaku dan cairan memek Murni yg telah tercampur dgn darah perawannya. Kulap memek Murni dengan lembut sambil sesekali kucium aroma memeknya. Terlihat Murni matanya basah, kurebahkan badanku disebelahnya dan kuciumi pipinya. &#8220;Sayang kenapa nangis? Kamu nyesel melakukan ini dengan mas&#8221; tanyaku. &#8220;Murni ga nyesel mas, Murni nagis karena nahan sakit tadi. Murni seneng kok mas. Murni seneng bisa bikin mas bahagia, murni juga pengen mas bikin Murni sebahagia mas. Jangan pernah ninggalin Murni mas!&#8221;. Tak kujawab malah kuraih kepalanya dan kulumat lembut bibirnya. Kuangkat tubuhnya agar menindih tubuhku.</p>
<p>Murni memelukku. dan kami bergumul saling memagut bibir. Akibatnya, kontolku kembali bangun. Kupinta Murni menjilati kontolku tapi ia menolak terus. Akhirnya kupinta ia berjongkok diatas mukaku. Kujilati lagi memeknya yg montok. Sesekali kugigitb lembut kelentitnya yg meruncing. dan kami melanjutkan kembali pertempuran. Kupinta Murni nungging, mula-mula ia bingung. &#8220;Mas jangan dimasukin ke pantat. Bau ih&#8230;. !!&#8221;&#8230;. &#8220;Nggak sayang, kamu diem aja, aku mau masukin ke memek kamu dr belakang. Rasanya lebih enak sayang&#8230;&#8221; Kusodk pelan memeknya yg sudah mulai kuyup lagi. 5 menit kulakukan gaya shaggy. Kusuruh Murni merapatkan pahanya sambil berpegangan ke tembok. Terus kusodk dia dgn irama agak cepat. Akhirnya, &#8220;Massssss&#8230; Murni mau kluar nih &#8230;&#8230; aaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhsssssss&#8230;&#8230; sssssssssshhhhhhh&#8230; aaaaaaaaaahhhhhhhhhhh&#8230;!&#8221; . &#8220;tahan sayang, kita keluar barengan aja.&#8221; Pintaku. dan tiba tiba murni berdiri dan terjatuh sambil mergeng melepas orgasmenya&#8230;. ooooooooooooooooooooooooooooohhhhhhhhhhhhhh&#8230;.mas Murni lemes banget. Sementara aku mulai merasakan tanda-tanda orgasme pula. kudekatkan payudaranya ke kontolku dan kujepit kontolku dgn payudaranya. Koyang-goyang payudaranya hingga kontolku terasa seperti dikocok dan &#8230; aaaaaaaahhhhhhhh&#8230;&#8230;&#8230;. akhirnya kulklepaskan kembali lahar kenikmatanku di toket murni.<br />
Sampai jam 12 malam kami bersetubuh.</p>
<p>dan ketika hendak berpakaian kuajak Murni ke kamr mandi dan kulap tubuhnya dengan handuk kecil yg sudah aku basahi. Ketika mengelap pyudaranya kembali aku terangsang dan menjilatinya lagi.</p>
<p>sambil berjongkok kulap seluruh tubuh mulusnya dgn handuk basah. dan saat mengelap memeknya kubenamkan kepalaku dimemeknya seakan aku tak mau lepas dari barang yg sudah memberikan 3 kali kenikmatan padaku. Kuberikan CD dan celana Leggingnya, &#8220;Ga usah pake cd mas, basah ntar lengket. simpen aja disini. besok Murni cuci. Takut ketauan klo dibawa kewarung&#8221;. &#8220;Kirain buat kenang-kenangan aku sayang&#8221;, jawabku sambil mengecup bibirnya. &#8220;Udah dapet isinya, bungkusnya juga masih mau!&#8221; katanya sambil memakai celana legging. kamipun berpakian kembali dan kulepas Murni pulang dengan pelukan erat dan kecupan halus dibibirnya. &#8220;Kapan-kapan kita lakukan lagi ya sayang!?&#8221; pintaku. &#8220;Asal ada waktu dan kesempatan, kapan mas mau aku kasih. Asal jangan mas kasihkan mainan baruku ke perempuan lain ya mas.&#8221; jawab Murni.</p>
<p>seperti itulah yang terjadi hampir setiap ketemu murni aku merasakan enak banget Enak banget!&#8221;, teriakku. murni sering tak menghiraukan jeritanku ini. &#8230; akupun memuncratkan mani di atas perutnya dan sebagian muncrat ke buah dada dan wajahnya. &#8220;Ahh.., yes.., nikmat sekalii&#8221;, hampir berbarengan aku dan murni mengucapkan kata itu.</p>
<h4>Cerita Dewasa | Cerita Seks</h4>*<a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="cerita sex di warteg">cerita sex di warteg</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="cerita seks warteg">cerita seks warteg</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="cerita sex dengan pelayan warteg">cerita sex dengan pelayan warteg</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="cerita sex pembantu wartek">cerita sex pembantu wartek</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="WWW PARAS AYU ceritadewasa">WWW PARAS AYU ceritadewasa</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="Menembus memek perawan di kamr kost">Menembus memek perawan di kamr kost</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="Cerita seks di warteg">Cerita seks di warteg</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="Memek pelayan enak">Memek pelayan enak</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="jangan dimasukin sayang">jangan dimasukin sayang</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="melihat tetanggaku memakai celana leging">melihat tetanggaku memakai celana leging</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="Kisah ngesek sama pelayan warteg">Kisah ngesek sama pelayan warteg</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="liatmemek dimasukin kontol">liatmemek dimasukin kontol</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="kuusap meme mbak">kuusap meme mbak</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="kujilati memek gadis desa">kujilati memek gadis desa</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="mbak terangsang kerudung orgasme">mbak terangsang kerudung orgasme</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="memek perawan basah terangsang licin lendir cairan sakit">memek perawan basah terangsang licin lendir cairan sakit</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="memekku ga kuat">memekku ga kuat</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="www cerita sex pelayan warteg com">www cerita sex pelayan warteg com</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="www cerita nhentot mbak ning">www cerita nhentot mbak ning</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html" title="wanita seksual">wanita seksual</a>*<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-dengan-gadis-warteg.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Sex Diwarnet</title>
		<link>http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 13:11:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ABG]]></category>
		<category><![CDATA[bercinta diwarnet]]></category>
		<category><![CDATA[klitoris]]></category>
		<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot di warnet]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>
		<category><![CDATA[warnet mesum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.modelperawan.info/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Warnet biasanya tempat cari film porno atau film bokep, nah dalam Cerita ini bermula saat aku di bangku kuliah dulu. Aku kuliah di sebuah Sekolah Tinggi Ilmu Informatika di Jakarta Selatan. Singkatnya, banyaknya waktu luang yang aku punya sepulang kuliah membuat aku ingin mencari kesibukan baru. Sampailah dimana aku mempunyai kebiasaan chatting melalui MIRC. Setiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Warnet biasanya tempat cari film porno atau film bokep, nah dalam Cerita ini bermula saat aku di bangku kuliah dulu. Aku kuliah di sebuah Sekolah Tinggi Ilmu Informatika di Jakarta Selatan. Singkatnya, banyaknya waktu luang yang aku punya sepulang kuliah membuat aku ingin mencari kesibukan baru. Sampailah dimana aku mempunyai kebiasaan chatting melalui MIRC. Setiap hari sepulang kuliah, aku selalu menyempatkan diri untuk pergi ke warnet utuk chatting atau sekedar browsing mencari-cari gambar atau filem bokep. Di chatting, aku berkenalan dengan seorang wanita bernama Wulan,mahasiswi Desain grafis di salah satu Universitas di Jakarta. Hampir setiap hari aku chat dengannya. Sekedar basa basi atau saling curhat satu sama lain. Kami berdua sering bertukar foto via E-mail,karena dulu belum tau friendster n hape belum bisa MMS, Tounge.gif sejujurnya, Wulan tidak cantik, cenderung tomboy dan dia anak Indies(tau donk). Yang membuat saya tertarik adalah dia berkulit putih bersih dan enak untuk diajak ngobrol. Pembawaannya selalu ceria, seolah dia tidak pernah merasakan sedih.</p>
<p>Sampai suatu hari kami sepakat untuk kopi darat. aku menentukan tempatnya, yaitu di Mall Ciputra, Grogol.. Oh iya, Wulan bertempat tinggal di Rawamangun, jadi untuk ke Citraland mungkin jaraknya lumayan jauh. Tapi aku menjanjikan akan mengantar dia pulang nanti.</p>
<p>Hari pertemuan pun tiba. Jantungku lumayan berdebar. Setelah bertemu debaran jantungku semakin kencang tapi lama kelamaan hilang setelah kami mulai mengobrol. Kami berjalan-jalan sebentar dan mampir di McDon*ld untuk makan. Setelah selesai makan, dia memintaku mengantarnya pulang.</p>
<p>Saat itu aku belum punya kendaraan pribadi, jadi aku menemaninya naik bis. Bis yang kami naiki waktu itu adalah Patas AC dan kondisi bis sepi. Hanya di bagian depan sampai baris ketiga saja yang terisi. Sisanya di belakang hanya ada sepasang penumpang. Lalu kami bergegas naik dan dia mengajak aku duduk di kursi no.2 dari belakang, tepat disamping pintu keluar belakang. Di perjalanan kami mengobrol dan bersenda gurau. Saat bersenda gurau itu aku tidak sengaja menyenggol payudaranya, aku takut dan panik, takut dia marah. Tapi ternyata dia bilang “qo Cuma nyenggol siy, kamu pegang juga ga apa-apa qo”. Serasa diberi lampu hijau, aku mulai meremas-remas payudaranya sambil menciumi bibirnya. Tanganku mulai masuk ke dalam kausnya yang terbalut oleh jaket. Aku pilin-pilin puting payudaranya sambil sesekali aku remas-remas payudaranya. Sambil mendesah dia berkata, “masukan tangan kamu ke celana aku say”. Tanpa pikir panjang, aku mulai memasukan tanganku ke dalam celana dalamnya, dan ternyata sudah mulai basah. Lalu aku usap-usap klitorisnya dengan lembut, sampai bibir vaginanya menjadi lebih basah.</p>
<p>Tanpa terasa, kami tiba di tempat tujuan. Kami bergegas turun dan lalu dia mengajakku ke warnet tempat dia biasa online. Setiba disana kondisi warnet sepi, hanya ada operatornya saja. Dia kenal baik dengan operatornya. Kondisi warnet seperti pada umumnya, disekat hanya sebatas dada orang dewasa. Di belakang ada ruangan khusus tempat OP biasa istirahat dan toilet di sebelahnya. Kami memilih PC di bagian paling belakang. Kami muai browsing, dari mulai membuka situs-situs music, sampai membuka situs-situs porno. Oh iya, posisi duduk antara aku dengan dia adalah aku duduk di belakang dan dia setengah berpangku di kedua belah pahaku. Posisi yang “sangat strategis” untuk menjelajah ke setiap jengkal tubuhnya.<br />
Saat dia mulai membuka situs porno, dia mulai terangsang. Kupikir inilah tandaku untuk memulai. Aku mulai dengan meremas-remas kedua belah payudaranya. Lalu aku membuka baju dan bhnya sampai terlihat jelas kedua belah payudaranya. Putih bersih, dengan puting berwarna merah jambu. Aku mulai mengulum-ngulum puting payudaranya sambil tangan kananku meremas payudara kirinya dan tangan kiriku menjelajah ke dalam celananya. Aku buka kancing dan resleting celananya, agar tanganku lebih leluasa menyentuh klitoris dan lubang vaginanya. Jari tengahku perlahan-lahan aku masukan kedalam vaginanya yang sudah mulai basah. Dengan gerakan lambat aku mainkan jari-jariku di antara lubang vaginanya dengan posisi jari tengahku masuk kedalamnya. Semakin lama gerakan jari-jariku semakin cepat. Kukulum puting payudaranya dengan sesekali kumainkan lidahku. Remasan tanganku semakin kencang ke payudaranya. Sampai akhirnya dia mencapai klimaks dan aku memeluknya erat.</p>
<p>Waktu sudah menunjukan pukul 5 sore. Dia minta izin untuk pulang dan mandi, karena rumahnya tidak terlalu jauh dari warnet. Ternyata dia terkadang saat weekend menjadi operator di warnet itu, dan hari itu adalah hari dimana dia mendapat giliran untuk menjadi Operator. Kurang lebih satu jam lamanya aku menunggu, akhirnya dia tiba. Dengan wajah yang lebih segar, memakai kaos ketat dengan rok mini berbahan jeans berwarna biru. Saat dia mendekat, kuhirup harumnya wangi parfum yang dia semprotkan ketubuhnya. Jujur, birahiku menjadi naik karenanya.<br />
Sesaat kemudian, dia memulai tugasnya dan Operator yang satunya lagi izin pulang. Warnet hanya berisi 2 user. Dalam hati aku berharap kedua user itu cepat selesai onlinenya, supaya aku bias berduaan dengan Wulan.</p>
<p>Setengah jam berlalu, user terakhir akhirnya pulang. Tanpa basa basi, dia pun membalik tulisan open menjadi close dan kemudian mengunci pintu warnet. Dia lalu menuntunku ke belakang, ke tempat dimana operator biasa beristirahat. Dia mulai menciumi bibirku dan aku balas dengan memainkan lidahku. Tangannya mulai menjelajah ke dadaku, lalu turun ke perutku dan kemudian berhenti diantara selangkanganku. Dia mulai meraba-raba penisku yang makin lama makin tegang berdiri. Kancing celanaku dibukanya dan perlahan resleting celanaku diturunkannya. Tinggalah aku dengan hanya memakai celana dalam dengan kaus masih melekat. Kemudian dia buka celana dalamku dan menyembulah penisku yang sudah tegak berdiri. Dia mulai mengocok-ngocok penisku dengan lembut dengan sesekali menciumi kepalanya. Sesaat kemudian ia mulai memainkan lidahnya, menjilati penisku dan mengulumnya dengan perlahan. Dengan gerakan yang sangat lembut dia gerakan bibirnya maju mundur, sambil sesekali menghisap, membuat aku melayang.</p>
<p>5 menit sudah ia memainkan ‘punyaku’. Tiba giliranku untuk mengerjainya. Aku mulai dengan membuka kaosnya sambil sesekali aku ciumi kedua payudaranya. Kubuka BHnya dengan perlahan, hingga terlihat jelas kedua belah payudaranya yang tidak terlalu besar. Aku mulai dengan meremas, kemudian mengulum putingnya, menghisap sambil memainkan jari-jariku di atas payudaranya. Setelah puas, aku mulai menurunkan celana dalamnya. Celana dalam berwarna biru dengan motif polkadot. Sehingga terlihat jelaslah vaginanya yang memiliki bulu kemaluan yang tidak terlalu banyak. Kurebahkan dia di lantai yang beralaskan karpet, dan aku ganjal pantatnya dengan bantal agar pandanganku jelas. Kumulai menjilati klitorisnya, dan mengulum labianya. Sesekali aku masukan lidahku kedalam lubang vaginanya. Kumainkan bulu kemaluannya yang halus dengan lidah tetap menjilati dan mengulum klitorisnya. Lalu aku masukan jari tengahku kedalam vaginanya. Dengan gerakan yang perlahan aku mainkan jari tengahku, dengan lidah masih bermain-main dengan klitorisnya. Mendekati klimaks, aku hentikan gerakan lidah dan jariku dan memulai posisi missionary. Aku mulai masukan penisku ke dalam vaginanya dengan perlahan, lalu mengeluarkannya dengan perlahan dan aku lakukan berulang-ulang. Dengan ritme yang lambat, kurasakan sensasi yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Diapun sepertinya menikmati gerakan-gerakan yang aku lakukan. Setelah 5 menit, kemudian kami berganti posisi doggy style. Dengan perlahan aku gerakan tubuhku maju mundur sambil sesekali mempercepat ritme, kemudian memperlambat lagi, begitu seterusnya. Sampai pada akhirnya dia hampir mencapai klimaks, akupun sepertinya sudah tak bisa lagi menahan keluarnya sperma. Dia berkata, “keluarkan didalam saja, aku tadi sudah minum pil KB”. Hatiku berteriak kegirangan, karena belum pernah seumur-umur bisa ngeluarin di dalam. Dengan beberapa gerakan saja kami berdua pun mencapai klimaks. Dia merasakan hangatnya spermaku yang keluar di dalam vaginanya. Sedangkan aku merasakan bagaimana vaginanya berdenyut seperti menghisap-hisap penisku, luar biasa. Beberapa saat aku diamkan penisku di dalam vaginanya. Setelah itu kamipun membersihkan diri di toilet. Dan kemudian mulai memakai kembali pakaian kami.</p>
<p>Selesai itu, kamipun berpelukan. Lalu dia membisikan kata “terima kasih buat hari ini, aku bahagia”. Dalam hati aku hanya bisa tersenyum, akupun bahagia, pikirku. Hari ini takkan pernah hilang dalam memoriku. Aku sangat menikmati bercinta di warnet, sampai cerita sex ini aku gak bisa lupakan mungkin sampai kelak nanti. TAMAT</p>
<h4>Cerita Dewasa | Cerita Seks</h4>*<a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita ngentot di warnet">cerita ngentot di warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita sex di warnet">cerita sex di warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita seks di warnet">cerita seks di warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita sex warnet">cerita sex warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita ml di warnet">cerita ml di warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita sex di bus">cerita sex di bus</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="Cerita ngentot diwarnet">Cerita ngentot diwarnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="Cerita mesum di warnet">Cerita mesum di warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita mesum">cerita mesum</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita bercinta di warnet">cerita bercinta di warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="ceria sex">ceria sex</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita sex di bis">cerita sex di bis</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="Cerita seks warnet">Cerita seks warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita ngentot pacar di warnet">cerita ngentot pacar di warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita sex diwarnet">cerita sex diwarnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita bokep di warnet">cerita bokep di warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="ceritasex">ceritasex</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita mesum warnet">cerita mesum warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="cerita panas di warnet">cerita panas di warnet</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html" title="Ngentot pacar di warnet">Ngentot pacar di warnet</a>*<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/cerita-sex-diwarnet.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku Diperkosa Temanku</title>
		<link>http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 05:27:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ABG]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[cewek diperkosa]]></category>
		<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswi diperkosa]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.modelperawan.info/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah cerita pemerkosaan seorang wanita yang harus pasrah menerima kenyataan dia adalah seorang korban perkosaan. Novy adalah seorang mahasiswi berusia 22 tahun di sebuah perguruan tinggi swasta ternama di Jakarta. Dia mempunyai tubuh yang sangat sempurna dan terawat. Tingginya 165 cm, dengan berat 55 kg. Rambutnya hitam sebahu dan dia mempunyai payudara yang sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah cerita pemerkosaan seorang wanita yang harus pasrah menerima kenyataan dia adalah seorang korban perkosaan. Novy adalah seorang mahasiswi berusia 22 tahun di sebuah perguruan tinggi swasta ternama di Jakarta. Dia mempunyai tubuh yang sangat sempurna dan terawat. Tingginya 165 cm, dengan berat 55 kg. Rambutnya hitam sebahu dan dia mempunyai payudara yang sangat indah, bulat dan kencang berukuran 34B. Kulitnya putih dan wajahnya pun sangat cantik. Novy termasuk mahasiswi yang berprestasi di kampusnya. Tidak heran banyak sekali teman prianya yang tertarik kepadanya, namun sampai saat ini Novy masih belum punya pacar.</p>
<p>Pada suatu hari Novy terpaksa harus pulang sendiri agak malam dari kampusnya, karena ia harusmenyelesaikan tugasnya di laboratorium. Ketika dia sedang menunggu lift dari lantai 8, tiba-tiba Anto temannya datang.<br />
&#8220;Hai, Novy.. mau pulang nih..?&#8221;<br />
&#8220;Iya..&#8221;<br />
&#8220;Bareng yuk turunnya..!&#8221; ajak Anto.<br />
&#8220;Boleh..&#8221; tanpa rasa curiga Novy mengiyakan.</p>
<p>Nampaknya malam itu benar-benar sepi di kampusnya, hanya tinggal beberapa orang saja terlihat di tempat parkir di bawah. Ketika pintu lift terbuka, mereka berdua pun masuk. Saat berada di dalam lift, tiba-tiba sebuah benda keras menghantam tengkuk Novy dari belakang, membuatnya langsung tidak sadarkan diri.</p>
<p>&#8220;Dukk..,&#8221; Novy terbangun ketika kepalanya terantuk meja.<br />
Dengan mata masih berkunang-kunang, dia melihat bahwa dia sedang berada di ruang kuliah di lantai 4 kampusnya. Tidak ada orang di situ. Dan ketika dia melihat jam di dinding, ternyata sudah pukul 10 malam. Ketika Novy mencoba bergerak, dia baru menyadari bahwa tangan dan kakinya terikat. Dia mencoba melepaskan diri namun tidak berhasil. Tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka, dan muncullah tiga orang dari pintu itu. Dua pria dan satu wanita. Mereka semua temannya, Anto, Angga dan Shanty.</p>
<p>&#8220;Shanty.. tolong gue Shan.., lepasin gue.. apa-apaan sih ini..? Kalian kalo bercanda jangan keterlaluan dong..!&#8221; dengan sedikit kesal Novy bicara dengan Shanty.<br />
&#8220;Elo mau apa sih Nov..? Ini bukan bercanda tau..!&#8221; teriak Shanty.<br />
&#8220;Apa maksud elo..?&#8221; Novy mulai panik.<br />
&#8220;Kita mau buat perhitungan sama elo, Nov..! Selama ini elo selalu jadi pusat perhatian, tapi elo terlalu sombong untuk memperhatikan temen elo sendiri. Elo tau nggak kalo temen-temen tuh banyak yang nggak suka sama elo..! Sekarang saatnya elo untuk ngasih sesuatu sama mereka..!&#8221; Shanty mendekati dan kemudian menampar pipi kiri Novy.<br />
&#8220;Elo mau apa sih..!&#8221; jerit Novy.<br />
&#8220;Gue mau liat elo menderita malam ini, Nov. Karena selama ini elo selalu mendapat segala yang elo inginkan&#8230;&#8221; kata Shanty.</p>
<p>Selesai Shanty berbicara, tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka kembali dan masuklah 15 orang lagi, 10 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Mereka semua temannya. Tetapi kelihatannya mereka semua senang melihat Novy terikat tidak berdaya seperti itu.<br />
Tiba-tiba Shanty berteriak, &#8220;Teman-teman, inilah saatnya yang kita tunggu-tunggu. Malam ini kita boleh ngerjain si Novy sepuas kita.&#8221;<br />
Semua berteriak kegirangan mendengar perkataan Shanty, kecuali Novy. Bulu kuduk Novy merinding mendengar itu, dia tidak dapat membayangkan apa yang akan mereka lakukan terhadap dirinya, ketika Anto mendekati dirinya dan melepaskan ikatannya. Walaupun ikatannya sudah dilepas, namun Novy tidak dapat berdiri, karena kakinya lemas semua. Dia hanya dapat berlutut.<br />
Shanty mendekati dirinya dan kemudian berteriak di telinga Novy, &#8220;Sekarang elo harus buka baju elo satu persatu sampai telanjang di depan kita semua..! Awas kalo berani melawan..! Gue tusuk perut elo..!&#8221; ancam Shanty sambil memegang gunting di tangannya.</p>
<p>Tidak percaya rasanya Novy mendengar itu, namun dia tidak berani menolak perintah Shanty, apalagi diancam dengan gunting tajam seperti itu. Akhirnya dengan tubuh gemetar, Novy mulai membuka kancing bajunya satu persatu dan melepaskannya ke lantai. Selanjutnya dia mulai membuka kancing celana jeansnya dan menariknya ke bawah hingga sekarang Novy hanya mengenakan BH dan celana dalam yang berwarna hitam. Rupanya hari itu Novy memakai BH dan celana dalam yang sangat seksi. Novy memakai BH tanpa tali yang bagian depannya hanya menutupi setengah dari payudaranya. Dan celana dalam yang dipakai Novy lebih mirip dengan sebuah tali yang hanya menutupi belahan vaginanya, sedangkan pantatnya sama sekali tidak tertutup. Semua laki-laki yang berada di ruangan itu benar-benar terpesona melihat pemandangan indah di depan mereka itu. Novy gadis tercantik di kampus itu hampir telanjang bulat, sehingga penis mereka langsung menegang semua.</p>
<p>Melihat itu Shanty merasa senang dan kembali memerintahkan Novy untuk membuka BH dan celanadalamnya. Dengan tangan gemetar, Novy meraih kait BH di belakang punggungnya dan melepaskannya, sehingga BH Novy dengan sendirinya terjatuh ke lantai. Ketika BH-ya sudah terlepas, payudara Novy yang bulat langsung mengacung tegak, mengundang decak kagum semua pria di ruangan itu. Puting payudara Novy berwarna coklat dengan lingkaran di sekitar putingnya berwarna coklat muda. Dan saat celana dalamnya juga sudah dilepas, terlihatlah bulu-bulu kemaluan tipis yang tumbuh rapih di sekitar vagina Novy. Novy memang selalu mencukur bulu-bulu kemaluannya dan merawat vaginanya sendiri. Baru pertama kali ini Novy telanjang bulat di depan orang lain dan saat ini dia berdiri dengan tubuh yang gemetar.</p>
<p>Shanty mendekatinya sambil mengacungkan gunting ke arahnya, dan mendorong Novy hingga jatuh terduduk.<br />
&#8220;Sekarang elo harus buat seneng kita semua. Elo sekarang harus masturbasi disini. Cepat, kalo nolak gue potong nanti pentil susu elo..! Sekalian olesin nih badan elo pake minyak ini..!&#8221; kata Shanty sambil memberikan baby oil kepada Novy untuk dioleskan ke seluruh tubuhnya.<br />
Dengan ketakutan Novy menerima botol tersebut dan menuangkannya ke atas payudara, perut dan juga ke atas vaginanya. Kemudian Novy mulai meraba-raba tubuhnya sendiri dan meratakan baby oil tersebut ke seluruh tubuhnya sambil tidur telentang di lantai. Sambil menangis karena takut dan malu, tangan kirinya memijat-mijat payudaranya sendiri dan memilin-milin puting susunya, sedangkan tangan kanannya meraba-raba vaginanya yang ditumbuhi oleh rambut tipis.</p>
<p>Lama kelamaan Novy mulai terangsang dan mengeluarkan suara erangan halus yang tidak dapat diatahan. Sementara itu, semua laki-laki di ruangan itu membuka bajunya hingga bugil dan mulai mengocok penis mereka sendiri sampai tegang. Sedangkan yang perempuan, kecuali Shanty meninggalkan ruangan itu. Shanty malah membawa kamera video untuk merekam kejadian itu dan dia mengancam Novy kalau dia berani melapor, Shanty akan menyebarkan rekaman itu ke seluruh kampus, dan bahkan ke luar kampusnya.</p>
<p>Tubuh Novy kini mengkilat karena minyak yang dioleskan ke tubuhnya tadi, membuat Novy kelihatan sangat seksi, dan ini menjadi pemandangan yang sangat menggairahkan untuk semua laki-laki di ruangan itu. Saat Novy semakin terangsang, Angga mendekatinya. Dengan dibantu empat orang lainnya yang memegang dan menarik kedua tangan dan kaki Novy sehingga tubuh Novy menyerupai huruf X, Angga berlutut di selangkangan Novy, dan mulai mengelus-elus vagina Novy dengan tangannya. Sesekali jari tangan Angga mencoba menusuk masuk ke dalam vagina Novy, membuat Novy merinding karena rasa geli yang timbul.</p>
<p>Kemudian Angga mulai menjilati vagina Novy dengan lidahnya. Aroma khas dari vagina Novy membuat Angga semakin bernafsu menjilati vagina Novy. Sementara itu kedua orang pria yang memegangi tangan Novy juga ikut menikmati sebagian tubuh Novy. Laki-laki yang memegang tangan kanan Novy menjilati dan mengisap puting susu Novy yang sebelah kanan, sementara laki-laki yang memegang tangan Novy yang sebelah kiri melakukan hal yang sama dengan payudara Novy yang satunya. Sambil meremas payudara Novy dengan keras, sesekali mereka juga menggigit dan menarik puting susu Novy dengan giginya, sehingga Novy merasa kesakitan. Kedua orang itu juga bergantian menciumi bibir Novy dengan kasar dan memainkan lidahnya di dalam mulut Novy.</p>
<p>Setelah puas menjilati vagina Novy, Angga kembali berlutut di selangkangan Novy dan mulaimenggosok-gosokkan penisnya di bibir vagina Novy. Sadar bahwa dirinya akan segera kehilangan keperawanannya, Novy berusaha melepaskan diri sekuat tenaga, namun dia tidak dapat melawan tenaga keempat orang yang memeganginya. Melihat Novy yang meronta-ronta, Angga semakin bernafsu dan dia segera menghunjamkan penisnya ke dalam vagina Novy yang masih perawan. Walaupun vagina Novy sudah basah oleh air liur Angga dan cairan vagina Novy yang keluar, namun Angga masih merasakan kesulitan saat memasukkan penisnya, karena vagina Novy yang perawan masih sangat sempit. Novy hanya dapat menangis dan berteriak kesakitan karena keperawanannya yang telah dia jaga selama ini direnggut dengan paksa seperti itu oleh temannya sendiri.</p>
<p>Sementara itu Angga terus memompa vagina Novy dengan cepat sambil satu tangannya meremas-remas payudara Novy yang bulat kenyal dan tidak lama kemudian dia mencapai puncaknya dan mengeluarkan seluruh spermanya di dalam vagina Novy. Novy hanya dapat diam telentang tidak berdaya di lantai, walaupun tangan dan kakinya sudah tidak dipegangi lagi, dan membayangkan dirinya akan hamil karena saat ini adalah masa suburnya. Dia dapat merasakan ada cairan hangat yang masuk ke dalam vaginanya. Darah perawan Novy dan sebagian sperma Angga mengalir keluar dari vaginanya.</p>
<p>Setelah itu Anto maju untuk mengambil giliran. Kali ini Anto mengangkat kedua kaki Novy ke atas pundaknya, dan kemudian dengan tidak sabar dia segera menancapkan penisnya yang sudah tegang ke dalam vagina Novy. Anto tidak mengalami kesulitan lagi saat memasukkan penisnya, karena vagina Novy kini sudah licin oleh sperma Angga dan juga cairan vagina Novy, walaupun vagina Novy masih sangat sempit. Kembali vagina Novy diperkosa secara brutal oleh Anto, dan Novy lagi-lagi hanya dapat berteriak kesakitan. Namun kali ini Novy tidak berontak lagi, karena dia pikir itu hanya akan membuat teman-temannya semakin bernafsu saja.</p>
<p>Tiba-tiba Anto mencabut penisnya dan dia duduk di atas dada Novy. Anto mendempetkan kedua buah payudara Novy dengan kedua tangannya dan menggosok-gosokkan penisnya di antara celah kedua payudara Novy, sampai akhirnya dia memuncratkan spermanya ke arah wajah Novy. Novy gelagapan karena sperma Anto mengenai bibir dan juga matanya. Setelah itu Anto masih sempat membersihkan sisa sperma yang menempel di penisnya dengan mengoleskan penisnya ke payudara Novy. Kemudian Anto menampar payudara Novy yang kiri dan kanan berkali-kali, sehingga payudara Novy berwarna kemerahan dan membuat Novy merasa kesakitan.</p>
<p>Selanjutnya dua orang, Leo dan Reza maju. Mereka kini menyuruh Novy untuk mengambil posisi seperti merangkak. Kemudian Leo berlutut di belakang pantat Novy dan mulai mencoba memasukkan penisnya ke lubang anus Novy yang sangat sempit. Membayangkan kesakitan yang akan dialaminya, Novy mencoba untuk berdiri, tetapi kepalanya dipegang oleh Reza yang segera mendorong wajah Novy ke arah penisnya. Kini Novy dipaksa mengulum dan menjilat penis Reza. Penis Reza yang tidak terlalu besar tertelan semuanya di dalam mulut Novy.</p>
<p>Sementara itu, Leo masih berusaha membesarkan lubang anus Novy dengan cara menusuk-nusukkan jarinya ke dalam lubang anus Novy. Sesekali Leo menampar pantat Novy dengan keras, sehingga Novy merasakan pantatnya panas. Kemudian Leo juga berusaha melicinkan lubang anus Novy dengan cara menjilatinya. Novy merasakan sensasi aneh yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya saat lidah Leo menjilati lubang anusnya. Tidak lama kemudian Novy kembali menjerit kesakitan. Rupanya pertahanan anusnya sudah jebol oleh penis Leo yang berhasil masuk dengan paksa.</p>
<p>Kini Leo memperkosa anus Novy perlahan-lahan, karena lubang anus Novy masih sangat sempit dan kering. Leo merasakan kesakitan sekaligus kenikmatan yang luar biasa saat penisnya dijepit oleh anus Novy. Saat Novy berteriak, kembali Reza mendorong penisnya ke dalam mulut Novy, sehingga kini Novy hanya dapat mengeluarkan suara erangan yang tertahan, karena mulutnya penuh oleh penis Reza. Tubuh Novy terdorong ke depan dan ke belakang mengikuti gerakan penis di anus dan mulutnya.</p>
<p>Kedua payudara Novy yang menggantung dengan indah bergoyang-goyang karena gerakan tubuhnya. Keadaan ini terus berlangsung sampai akhirnya Leo dan Reza mencapai klimaks hampir secara bersamaan. Leo menyemburkan spermanya di dalam anus Novy, dan Reza menyemburkan spermanya di dalam mulut Novy. Novy terpaksa menelan semua sperma Reza agar dia dapat tetap bernafas. Novy hampir muntah merasakan sperma itu masuk ke dalam kerongkongannya, namun tidak dapat karena penis Reza masih berada di dalam mulutnya. Novy membiarkan saja penis Reza berada di dalam mulutnya untuk beberapa saat sampai Reza menarik keluar penisnya dari mulut Novy.</p>
<p>Kemudian Reza memaksa Novy untuk membersihkan penisnya dari sperma dengan cara menjilatinya. Leo juga masih membiarkan penisnya di dalam anus Novy dan sesekali masih menggerak-gerakkan penisnya di dalam anus Novy, mencoba untuk merasakan kenikmatan yang lebih banyak. Novy dapat merasakan kehangatan sperma di dalam lubang anusnya yang secara perlahan mengalir keluar dari lubang anusnya.</p>
<p>Setelah Leo mencabut penisnya dari anus Novy, temannya yang lain, Irvan, mengambil kursi dan duduk di atasnya. Dia menarik Novy mendekat dan menyuruh Novy untuk mengangkangi penisnya menghadap dirinya. Irvan kemudian mengarahkan penisnya ke vagina Novy, dan kemudian memaksa Novy untuk duduk di atas pangkuannya, sehingga seluruh penis Irvan langsung masuk ke dalam vagina Novy. Setelah itu, Novy dipaksa bergerak naik turun, sementara Irvan meremas dan menjilati kedua payudara dan puting susu Novy. Sesekali Irvan menyuruh Novy untuk menghentikan gerakannya untuk menahan orgasmenya. Irvan dapat merasakan vagina Novy berdenyut-denyut seperti memijat penisnya, dan dia juga dapat merasakan kehangatan vagina Novy yang sudah basah. Irvan tidak dapat bertahan lama, karena dia sudah sangat terangsang sebelumnya ketika melihat Novy diperkosa oleh teman-temannya yang lain, sehingga dia langsung memuncratkan spermanya ke dalam vagina Novy. Novy kembali merasakan kehangatan yang mengalir di dalam vaginanya.</p>
<p>Selanjutnya, Iwan yang mengambil giliran untuk memperkosa Novy. Dia menarik Novy dari pangkuan Irvan, kemudian dia sendiri tidur telentang di lantai. Novy disuruh untuk berlutut dengan kaki mengangkang di atas penis Iwan. Kemudian secara kasar Iwan menarik pantat Novy turun, sehingga vagina Novy langsung terhunjam oleh penis Iwan yang sudah berdiri keras. Penis Iwan, yang jauh lebih besar daripada penis-penis sebelumnya yang memasuki vagina Novy, masuk semuanya ke dalamvagina Novy, membuat Novy kembali merasakan kesakitan karena ada benda keras yang masuk jauh ke dalam vaginanya. Novy merasa vaginanya dikoyak-koyak oleh penis Iwan. Iwan memaksa Novy untuk terus menggerakkan pinggulnya naik turun, sehingga penis Iwan dapat bergerak keluar masuk vagina Novy dengan leluasa.<br />
Kemudian Iwan menjepit kedua puting susu Novy dan menariknya ke arah dadanya, sehingga kini payudara Novy berhimpit dengan dada Iwan. Iwan benar-benar terangsang saat merasakan kedua payudara Novy yang kenyal dan hangat menempel rapat ke dadanya. Melihat posisi seperti itu, Shanty melepas ikat pinggangnya dan mulai mencambuk punggung Novy beberapa kali. Walaupun cambukan itu tidak terlalu keras, namun Novy tetap merasakan perih di punggungnya, sehingga dia berhenti menggerakkan pinggulnya. Merasakan bahwa gerakan Novy terhenti, Iwan marah. Kemudian dia mencengkeram kedua belah pantat Novy dengan tangannya, dan memaksanya bergerak naik turun sampai akhirnya Novy menggerakkan sendiri pantatnya naik turun secara refleks.</p>
<p>Ketika Iwan hampir mencapai klimaks, dia memeluk Novy dan berguling, sehingga posisi mereka kini bertukar, Novy tidur di bawah dan Iwan di atasnya. Sambil mencium bibir Novy dengan sangat bernafsu dan meremas payudara Novy, Iwan terus menggenjot vagina Novy. Tidak lama kemudian gerakan Iwan terhenti. Iwan mencabut penisnya keluar dari vagina Novy dan segera menyemprotkan spermanya di sekitar bibir vagina Novy. Kemudian dia menarik tangan kanan Novy dan memaksa Novyuntuk meratakan sperma yang ada di sekitar vaginanya dengan tangannya sendiri.</p>
<p>Setelah itu, seorang temannya yang lain, Eka, kembali maju mengambil giliran memperkosa vagina Novy. Hampir sepuluh menit Eka memompa vagina Novy dengan kasar, membuat vagina Novy semakin terasa licin dan longgar. Sebelum mencapai puncaknya, Eka mencabut penisnya dari vagina Novy dan memaksa Novy untuk menadahkan kedua telapak tangannya untuk menampung spermanya. Setelahitu, Eka memaksa Novy untuk mengusap sperma yang ada di telapak tangannya ke wajahnya dan meratakannya seperti orang mencuci muka. Semua temannya tertawa senang melihat itu, sementara Novy menahan jijik dan rasa malu yang luar biasa karena diperlakukan dengan hina seperti itu. Kini wajah Novy sudah rata oleh sperma milik Eka.</p>
<p>Kemudian lima orang lainnya secara bergantian memperkosa Novy di vagina, anus maupun mulut Novy. Mereka juga meremas-remas payudara Novy dan mencubit serta menggigit puting susu Novy keras-keras. Kini wajah, payudara, perut, punggung, vagina dan pantat Novy sudah penuh oleh sperma. Bahkan kedua buah payudara Novy kini berwarna kemerahan karena digigit dan diremas secara kasar oleh teman-temannya. Di punggung Novy juga tercetak jalur-jalur merah akibat dicambuk Shanty tadi.</p>
<p>Walaupun telah diperkosa berkali-kali, namun rupanya Novy tidak mencapai orgasme sama sekali, karena dia berusaha menahannya. Melihat itu Shanty merasa kesal dan memaksa Novy untuk mencapai orgasme dengan cara bermasturbasi sendiri.<br />
&#8220;Gila elo.., lagi diperkosa aja masih sombong nggak mau orgasme. Sekarang elo harus orgasme.., cepat masturbasi lagi sambil nyukur bulu elo tuh sampai bersih..!&#8221; perintah Shanty.<br />
Shanty memberikan pisau cukur kepada Novy dan menyuruhnya untuk mencukur bulu kemaluannya sendiri sambil bermasturbasi. Novy tidak berani berbuat apa-apa kecuali menurut. Sambil menutup matanya, tangan kiri Novy mulai meremas-remas payudaranya sendiri sambil meratakan sperma yang ada di payudara dan perutnya. Sementara tangan kanannya mulai mencukur bulu kemaluannya pelan-pelan sampai habis. Novy tidak memerlukan shaving cream lagi, karena vaginanya sudah licin oleh sperma dan juga cairan vaginanya.</p>
<p>Setelah selesai mencukur bulu kemaluannya sampai habis, Novy mulai memasukkan gagang pisau cukur itu ke dalam vaginanya dan menggerak-gerakkannya keluar masuk perlahan-lahan. Vagina Novy terasa panas dan perih saat Novy menyentuhnya. Rupanya dengan bermasturbasi sendiri, Novy lebih terangsang, dan akhirnya lima menit kemudian tubuhnya tiba-tiba mengejang, kakinya menekuk dan dadanya membusung memperlihatkan kedua payudaranya mengacung tegak dengan puting susu yang mencuat keluar, menandakan bahwa Novy sudah sangat terangsang. Novy mengeluarkan erangan yang tertahan sambil tangan kanannya terus menggosok vaginannya, dan tangan kirinya menjepit puting susunya sendiri. Akhirnya Novy mengalami orgasme yang luar biasa. Tubuh Novy kaku merasakan kenikmatan luar biasa yang menjalar di seluruh tubuhnya, dan cairan <a href="http://cerita.modelperawan.com">vagina</a> Novy mengalir keluar dengan derasnya. Novy tidak dapat menutupi kenikmatan yang dirasakannya saat itu, sehingga dia pun mengeluarkan suara mendesah yang keras. Bahkan dia lupa bahwa dia kini sedang diperhatikan oleh banyak orang dan untuk saat itu dia juga lupa akan kesakitan yang diderita tubuhnya.</p>
<p>Belum pernah sebelumnya Novy mengalami orgasme sehebat itu, walaupun dia sering bermasturbasi di rumahnya. Ini karena sebelumnya dia belum pernah berhubungan badan, dan saat ini dia baru diperkosa beramai-ramai. Dan selama diperkosa itu, walaupun sebenarnya Novy merasa terangsang, Novy menahan orgasmenya sekuat tenaga dan akhirnya semua ditumpahkan saat dia bermasturbasi.</p>
<p>Setelah mengalami orgasme, Novy hanya terdiam kecapaian. Kesadarannya perlahan mulai kembali lagi dan rasa sakit kembali terasa di seluruh tubuhnya. Kedua kakinya tertekuk dan mengangkang lebar memperlihatkan vaginanya yang sudah licin mengkilat tanpa ada bulu kemaluannya sehelai pun sehabis dicukur. Di sekitar vagina Novy terlihat bercak-bercak merah darah perawan Novy dan juga sperma. Tangan kanannya menjulur ke samping dan tangan kirinya terlipat menutupi sebagian payudaranya. Tubuhnya licin dan mengkilat karena keringat yang membanjiri dan juga karena sperma yang diratakan ke seluruh tubuhnya. Novy masih menangis pelan karena sakit dan juga karena rasa malu yang menyerang dirinya. Namun Novy juga tidak dapat menutupi kenikmatan luar biasa yang baru saja dirasakannya. Novy tidak mampu bergerak lagi.</p>
<p>Namun melihat itu, nafsu teman-temannya kembali muncul dan mereka kembali maju bersamaan untuk memperkosa Novy lagi. Kali ini Novy tidak mampu berontak sama sekali, karena dia sudah tidak mempunyai tenaga lagi. Dia hanya terdiam dan tubuhnya mengikuti saja gerakan pemerkosanya. Novy seperti boneka yang sedang dipermainkan beramai-ramai. Kedua belas temannya kembali memperkosa vagina dan anus Novy yang sudah terasa lebih longgar setelah dimasuki banyak penis berkali-kali. Mereka juga memaksa Novy untuk mengulum dan menjilati penis mereka, dan menelan semua sperma yang disemburkan ke dalam mulutnya. Bahkan Novy diperkosa oleh tiga orang sekaligus yang memasukkan penisnya ke mulut, vagina dan anus Novy secara bersamaan, sementara dua orang lainnya mempermainkan payudara Novy.</p>
<p>Semua posisi yang mungkin dibayangkan dalam hubungan seks sudah dipraktekkan oleh teman-teman Novy terhadap tubuh Novy. Kali ini Novy tidak kuat lagi menahan orgasmenya, dan dia mengalami orgasme beberapa kali, namun tidak sehebat yang pertama. Setelah kedua belas orang temannya selesai memperkosa dirinya untuk kedua kalinya, Novy akhirnya pingsan karena kecapaian dan karena kesakitan yang menyerang seluruh tubuhnya terutama di vagina, anus dan juga kedua buah payudaranya. Novy telah diperkosa secara habis-habisan selama tiga jam lebih oleh dua belas orang temannya sendiri. Dan semua kejadian itu direkam oleh Shanty.</p>
<p>Ketika Novy terbangun, dia menyadari bahwa dirinya terikat ke tiang listrik dalam keadaan berdiri di tempat parkir kampusnya yang terbuka. Saat itu keadaan masih gelap dan masih belum ada satupun orang maupun mobil yang datang. Kedua tangan Novy terikat ke belakang dan kedua kakinya juga terikat ke tiang listrik. Tubuhnya masih telanjang bulat tanpa selembar benang pun dan dia tidak dapat bergerak sama sekali. Ketika Novy mencoba berteriak, dia baru sadar bahwa mulutnya ditutupi oleh lakban, sehingga dia tidak dapat mengeluarkan suara sama sekali. Vagina dan kedua puting susu Novy juga ditempeli oleh lakban. Di dadanya tergantung kertas yang bertuliskan Silakan Nikmati Tubuh Saya. GRATIS. Ttd : NOVY.</p>
<p>Novy membayangkan bagaimana malunya dirinya kalau nanti orang-orang datang dan melihat keadaan dirinya yang telanjang bulat dan belepotan darah serta sperma kering. Dia bahkan tidak dapat membayangkan bagaimana kalau nanti orang yang datang membaca dan menuruti tulisan di kertas itu, kemudian memperkosa dirinya.</p>
<p>Tidak lama kemudian, dia melihat tujuh orang datang. Rupanya mereka satpam dan tukang parkir kampusnya. Novy berusaha minta tolong dan mereka akhirnya datang menghampirinya. Novy sedikit merasa lega, karena dia berpikir pasti mereka akan menolongnya. Namun ketakutan Novy menjadi kenyataan, karena bukannya bantuan yang diberikan, ketujuh orang itu malah ingin menikmati tubuh Novy di tempat parkir itu. Sebelumnya seorang satpam menarik lepas dengan paksa lakban di vagina, puting susu dan mulut Novy, membuat Novy kembali merasakan kesakitan. Kini vagina dan puting susu Novy kembali terbuka dan dapat dilihat oleh orang.</p>
<p>&#8220;Wah, inikan si Novy, cewek paling cantik di kampus. Ngapain dia telanjang-telanjang begini di tempat parkir..?&#8221; kata salah satu dari mereka.<br />
Dan orang lainnya menyahut, &#8220;Gile.., bodinya seksi banget. Gimana kalo kita cicipin aja bodinya sekalian. Liat tuh.., memeknya bersih nggak ada bulunya.&#8221;<br />
&#8220;Iya nih, kita perkosa aja yuk sekalian.. lagian dia yang minta diperkosa, liat aja tulisan di kertas itu.&#8221;<br />
&#8220;Ayo cepet kita perkosa aja&#8230; Gue belum pernah ngerasain punyanya cewek kuliahan nih..!&#8221;<br />
Novy hanya dapat menangis dan memohon, &#8220;Tolong Pak, lepaskan saya&#8230; jangan perkosa saya lagi, sudah cukup penderitaan saya&#8230;&#8221;<br />
Namun mereka tidak peduli dengan rintihan Novy dan tetap melancarkan aksinya.</p>
<p>Mereka tertawa bahagia dan mulai membuka baju dan celananya masing-masing. Melihat itu Novy hanya dapat pasrah dan berharap mereka tidak menyakiti dirinya lagi. Tidak mungkin baginya untuk berteriak minta tolong, karena tidak ada orang sama sekali di sekitar situ. Kemudian mereka mengambil selang air dan menyemprot tubuh Novy dengan air dingin sambil menggosok-gosoknya untuk membersihkan tubuh dan wajah Novy dari darah dan sperma kering yang menempel di tubuhnya. Disemprot air dingin seperti itu, Novy terkejut dan menggigil kedinginan. Namun itu tidak lama, karena kemudian dua orang laki-laki segera melepaskan ikatan Novy, mengangkat tubuh Novy dan mendekapnya dari depan dan belakang. Novy kini terjepit di antara tubuh dua orang laki-laki. Mereka mulai memasukkan penis mereka ke dalam vagina dan anus Novy secara bersamaan. Novy diperkosa di vagina dan anusnya dalam posisi berdiri.</p>
<p>Sementara itu orang yang berada di depan Novy menciumi bibir Novy dengan paksa, dan orang yang berada di belakang Novy meremas-remas kedua payudara Novy dari belakang. Beberapa menit kemudian kedua orang itu mencapai klimaks dan menyemburkan spermanya di dalam vagina dan anus Novy. Orang yang memperkosa vagina Novy menyemburkan spermanya berkali-kali di dalam vagina Novy, sehingga Novy dapat merasakan bahwa kini vaginanya dibanjiri oleh sperma orang itu yang sangat banyak dan tidak dapat tertampung lagi di dalam vaginanya.</p>
<p>Setelah itu, Novy dipaksa berlutut dan harus berkeliling menjilati semua penis laki-laki yang berdiri mengelilinginya secara bergantian. Novy juga terpaksa menelan sperma semua laki-laki itu satu-persatu. Setelah menjilati semua penis laki-laki yang ada di situ, Novy kemudian diperkosa lagi di vagina dan juga anusnya. Salah seorang diantaranya memiliki penis yang sangat besar dan panjang, sehingga ketika dia memperkosa anus Novy, penisnya hanya dapat masuk setengahnya. Namun orang itu terus mendorong penisnya masuk ke dalam lubang anus Novy dengan paksa, membuat Novy meronta-ronta kesakitan.</p>
<p>Selain menyemburkan spermanya di dalam vagina dan anus Novy, mereka juga menyemburkan spermanya di tubuh Novy dan memaksa Novy untuk meratakannya dengan tangannya sendiri. Novy tidak pernah membayangkan bahkan dalam mimpi terburuknya, bahwa dirinya benar-benar dinikmati oleh banyak orang dalam semalam. Dan kali ini Novy tidak dapat lagi menahan orgasmenya. Dia mencapai orgasme sampai berkali-kali, mungkin karena satpam-satpam ini lebih berpengalaman dibandingkan teman-temannya yang memperkosanya sebelumnya.</p>
<p>Setelah ketujuh orang itu kebagian mencicipi vagina, anus dan juga mulut Novy, Novy kembali diikat di tiang listrik dalam posisi semula, dan kembali ditinggalkan seorang diri dalam keadaan telanjang bulat. Tubuh Novy kembali belepotan oleh sperma dan kulit tubuhnya mengkilat oleh keringatnya sendiri. Sperma dan cairan vagina Novy yang tercampur menjadi satu menetes keluar perlahan-lahan dari vagina dan lubang anus Novy. Dari mulut Novy juga mengalir keluar sperma yang tidak dapat ditelan lagi oleh Novy.</p>
<p>Novy hanya dapat menggigil kedinginan. Namun penderitaannya belum berakhir sampai di situ. Novykembali diperkosa secara bergantian oleh orang-orang yang lewat, satpam, tukang parkir, temannya, dan bahkan dua orang dosennya ikut memperkosanya. Vagina, anus dan mulutnya dimasuki oleh penis-penis lain, dan dia dipaksa menelan sperma mereka semua. Sebagian meratakan spermanya di seluruh tubuh Novy. Ada yang iseng mencoret-coret tubuh Novy dengan spidol permanen dengan gambar-gambar dan kata-kata jorok. Bahkan orang terakhir yang memperkosa Novy memasukkan ranting pohon sepanjang 25 cm ke dalam vagina dan anus Novy sampai berdarah-darah dan meninggalkannya di situ.</p>
<p>Novy tergeletak di tanah dengan tubuh dan wajah yang kembali berlumuran oleh darah serta sperma, dan ranting pohon yang menancap di anus dan vaginanya. Payudara dan vagina Novy terlihat memar dan berwarna kemerahan. Bulatan pantatnya juga terlihat memar dan kemerahan. Novy sudah tidak dapat merasakan lagi vagina dan lubang anusnya. Akhirnya Novy kembali pingsan karena kesakitan dan kecapaian.</p>
<p>Total Novy telah diperkosa oleh lebih dari 30 orang dalam semalam, sampai akhirnya dia ditolong pada jam 05:30 pagi oleh seorang dosen wanita yang melihat keadaan Novy yang menyedihkan. Saat ditanya siapa yang memperkosa dirinya, Novy tidak berani menjawab, karena teringat ancaman Shanty yang akan menyebarluaskan rekaman video Novy yang telanjang bulat sedang bermasturbasi dan diperkosa oleh banyak orang. Novy lebih memilih bungkam. Dan setelah kejadian itu, Novy tidak dapat bergerak sama sekali sampai berhari-hari, dan dia merasa bahwa penderitaannya masih akan terulang lagi di kemudian hari. demikian cerita pemerkosaan yang menarik buat anda jadikan renungan. sampai juma.</p>
<h4>Cerita Dewasa | Cerita Seks</h4>*<a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="cerita seks model diperkosa">cerita seks model diperkosa</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="www anak smp diperkosa sampai berdarah darah com">www anak smp diperkosa sampai berdarah darah com</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="cewek di ikat tak berdaya">cewek di ikat tak berdaya</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="Ceritasex spermanya selalu ditumpahkan didalam memekku">Ceritasex spermanya selalu ditumpahkan didalam memekku</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="ceritaberkali kali sex">ceritaberkali kali sex</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="cerita vagina dan anus di paksa masuk">cerita vagina dan anus di paksa masuk</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="cerita tentang diikat dan diperkosa">cerita tentang diikat dan diperkosa</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="Cerita sperma prawan">Cerita sperma prawan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="Cerita sex satpam majikn">Cerita sex satpam majikn</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="cerita sex diperkosa">cerita sex diperkosa</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="Cerita Sex aku pingsan ikat telanjang">Cerita Sex aku pingsan ikat telanjang</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="cerita sex abg model di paksa telanjang">cerita sex abg model di paksa telanjang</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="cewek diperkosa habis-habisan">cewek diperkosa habis-habisan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="diikat dan diperkosa cerita pemerkosaan">diikat dan diperkosa cerita pemerkosaan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="dikerjai temanku">dikerjai temanku</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="vagina akibat diperkosa">vagina akibat diperkosa</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="Tolong Sakit perih keperawanan ku">Tolong Sakit perih keperawanan ku</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="Supir mengangkang perawan">Supir mengangkang perawan</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="sex dengan ank majikn">sex dengan ank majikn</a>, <a href="http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html" title="pria memperkosa puting payudara wanita">pria memperkosa puting payudara wanita</a>*<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.modelperawan.info/abg/aku-diperkosa-temanku.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (enhanced)
Database Caching 5/16 queries in 0.006 seconds using disk
Object Caching 1061/1088 objects using disk

Served from: ceritadewasa.modelperawan.info @ 2012-02-05 19:06:18 -->
